<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560</atom:id><lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2009 05:17:58 +0000</lastBuildDate><title>Asikin Business Group</title><description>Assalamu'alaikum wr. wb. Blog yang sederhana ini berisikan kumpulan tulisan-tulisan bijak dari beberapa sumber.... Semoga dapat memberikan Inspirasi, Motivasi serta Manfaat. Dan juga ada beberapa bisnis online yang kami kelola sebagai penjembatan dalam menggapai impian menuju "Yadul'Ulya" dan sukses di "Kuadran Kanan"..... Amin...</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>132</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-5710051905468065052</guid><pubDate>Fri, 19 Dec 2008 08:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-19T15:07:59.097+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kebesaran Allah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><title>Batas Antara Lautan</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtWK-XBYMI/AAAAAAAAB5w/rTCQ1DV6olU/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281409734560276674" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 127px; CURSOR: hand; HEIGHT: 95px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtWK-XBYMI/AAAAAAAAB5w/rTCQ1DV6olU/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Para ahli kelautan, setelah melalui kemajuan ilmu pengetahuan, telah dapat menyingkap adanya batas antara lautan. Mereka menemukan bahwa ada pemisah antara setiap lautan, pemisah itu bergerak di antara dua lautan dan dinamakan dengan front (jabhah) dianalogikan dengan front yang memisahkan antara dua pasukan. &lt;span class="fullpost"&gt;Dengan adanya pemisah ini setiap lautan memelihara karakteristiknya sehingga sesuai dengan makhluk hidup yang tinggal di lingkungan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun ada pemisah ini, dua lautan tetap bisa bercampur secara lambat yang membuat jumlah air laut yang menyeberang dari laut satu ke laut yang lain mendapatkan karakteristik lautan tempat air itu menuju, melalui pemisah yang bekerja mengaduk air yang lewat dari laut ke laut yang lain. Dengan demikian setiap lautan tetap memelihara karakteristiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tahapan yang telah dilalui ilmu pengetahuan manusia untuk mengetahui sifat-sifat air laut, di antaranya tentang batas-batas laut.&lt;br /&gt;Pada tahun 1873M/1283H para ilmuwan dari tim peneliti Inggris, dalam ekspedisi laut Challenger, menemukan adanya perbedaan di antara sampel-sampel air laut yang diambil dari berbagai lautan. Dari situ manusia mengatahui bahwa air laut berbeda-beda kondisinya satu dengan yang lain, dalam hal kadar garam, temperatur, berat jenis, dan jenis biota lautnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan hal ini dihasilkan setelah menyelesaikan pelayaran ilmiyah selama tiga tahun, mengarungi seluruh lautan di bumi. Ekspedisi ini mengumpulkan informasi-informasi dari 362 pos yang diperuntukkan untuk menyelidiki karakteristik lautan-lautan. Laporan perjalanan tersebut memenuhi 29.000 halaman dalam 50 jilid, yang penyusunannya memakan waktu 23 tahun. Di tambah lagi bahwa ekspedisi tersebut adalah salah satu penemuan ilmiah yang besar karena telah memperlihat kedangkalan pengetahuan manusia sebelumnya tentang lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tahun 1933 diadakan ekspedisi ilmiah Amerika di Teluk Meksiko. Disebar ratusan pos-pos lautan untuk mempelajari karakteristik lautan. Ditemukan bahwa sejumlah besar dari pos-pos tersebut memberikan informasi yang seragam tentang karakteristik air di wilayah itu, dalam hal kadar garam, berat jenis, suhu, biota laut, dan kemampuan melarutkan oksigen. Di sisi lain pos-pos yang lain memberikan informasi seragam yang lain tentang wilayah lain. Sehingga ahli kelautan berkesimpulan tentang adanya dua laut yang berbeda sifatnya, tidak sekedar perbedaan sampel seperti yang ditemukan pada ekspedisi Challenger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui ratusan ”stasiun” laut yang dibuat untuk mempelajari karakteristik lautan, para ilmuwan menyimpulkan bahwa perbedaan karakter tersebut mendeterminasi satu lautan dengan yang lainnya. Akan tetapi mengapa lautan-lautan tersebut tidak bercampur dan lalu menjadi seragam padahal pengaruh kekuatan surut dan pasang terus menggerakkan air laut dua kali sehari, menjadikan air laut selalu datang dan pergi, bercampur dan bergolak? Ditambah faktor-faktor lain yang membuat air laut selalu bergerak dan bergolak seperti gelombang permukaan, gelombang bawah, arus air dan lautan.&lt;br /&gt;Pertama kali muncul jawaban itu di lembaran buku-buku ilmiah pada tahun 1942M / 1361H. Studi yang mendalam tentang karakteristik lautan menyingkap adanya lapisan-lapisan air pembatas yang memisahkan antara lautan-lautan yang berbeda-beda, dan berfungsi memelihara karakteristik khas setiap lautan dalam hal kadar berat jenis, kadar garam, biota laut, suhu, dan kemampuan melarutkan oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tahun 1962 diketahui fungsi batas-batas laut tersebut dalam ”mengolah” aliran air laut yang menyeberang dari satu laut ke laut yang lain sehingga laut yang satu tidak melampaui. laut yang lain. Dengan demikian lautan-lautan tersebut tidak bercampur aduk karena setiap lautan menjaga karakteristiknya masing-masing dan batas-batas wilayahnya karena adanya pembatas-pembatas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema di bawah menjelaskan batas-batas air Laut Tengah Mediterania yang hangat dan berkadar garam tinggi ketika memasuki Samudra Atlantik yang dingin dan memiliki kadar garam lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemisah antara air Laut Tengah dan air Samudra Atlantik. Tampak perbedaan pemisah (front) dari kedua lautan dalam hal kadar garam dijelaskan dengan garis, angka dan warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya manusia dapat memotret pembatas-pembatas tersebut dengan teknologi foto inframerah menggunakan satelit di mana terlihat bahwa lautan yang tampaknya satu kesatuan ternyata memiliki benyak perbedaan di antara bagian-bagian air di berbagai lautan. Tampak perbedaan warna sesuai dengan perbedaan temperatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riset lapangan untuk membandingkan antara air Teluk Oman dan air Teluk Persia menggunakan angka, perhitungan dan analisis kimiawi, tampak perbedaan yang nyata antara keduanya segi kimiawi dan tumbuhan yang dominant serta tampak ada pembatas yang jelas antara keduanya. (lihat hal 77 buku yang asli)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan adanya batas antar lautan telah memakan waktu sekitar seratus tahun dengan melalui studi dan riset yang panjang, bergabung di dalamnya ratusan peneliti, digunakan berbagai macam peralatan dan perangkat yang riset ilmiah yang canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi al-Qur’an al-Karim telah menjelaskan hal ini 14 abad yang lalu. Allah berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya Kemudian bertemu,(19)&lt;br /&gt;Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.(20)&lt;br /&gt;Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?(21)&lt;br /&gt;Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.(22) (QS ar-Rahman: 19-22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”...dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut...” (QS an-Naml: 61)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : ikadi.org &lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a http://www.addthis.com/bookmark.php?pub="jasmineku&amp;amp;url=" expr:href="" &amp;amp;title=" + data:post.title" target="_blank" title="Bookmark using any bookmark manager!"&gt;&lt;img width="125" style="border: 0px; padding: 0px" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-5710051905468065052?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/12/batas-antara-lautan.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtWK-XBYMI/AAAAAAAAB5w/rTCQ1DV6olU/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-5147648436862950823</guid><pubDate>Fri, 19 Dec 2008 07:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-19T14:58:23.721+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mensucikan Hati</category><title>Tiga Sumber Segala Dosa</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtT2XQHkOI/AAAAAAAAB5o/ospnVXX3hm0/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281407181441700066" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 124px; CURSOR: hand; HEIGHT: 94px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtT2XQHkOI/AAAAAAAAB5o/ospnVXX3hm0/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Nabi SAW bersabda, ''Tiga hal yang merupakan sumber segala dosa, hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya. Hati-hati terhadap keangkuhan, karena keangkuhan menjadikan iblis enggan bersujud kepada Adam, dan hati-hatilah terhadap tamak (rakus), &lt;span class="fullpost"&gt;karena ketamakan mengantar Adam memakan buah terlarang, dan berhati-hatilah terhadap iri hati, karena kedua anak Adam (Qabil dan Habil) salah seorang di antaranya membunuh saudaranya akibat dorongan iri hati." (HR Ibn Asakir melalui Ibn Mas'ud).&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jiwa manusia diliputi oleh sifat takabur pada saat manusia merasa memiliki kelebihan, baik berupa ilmu pengetahuan, harta benda, ataupun jabatan. Dalam keadaan seperti ini, setan tidak akan tinggal diam, dia akan membisikkan dan memasang perangkap untuk menjerumuskan manusia dengan melakukan tindakan yang tidak terpuji. Seperti, mencela, menghina, dan merendahkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat kedua yang diingatkan pada kita untuk mencermatinya adalah sifat tamak (rakus). Sering kali kita melihat betapa rakusnya manusia dalam mempertahankan apa yang sedang dalam genggamannya, baik berupa harta, kekuasaan, ataupun kedudukan. Sama sekali ia tidak mau berbagi dan hanya mau dinikmati sendiri. Ia tidak pernah merasa cukup dan tidak pernah bersyukur atas apa yang diperolehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, Allah SWT menjanjikan dan mengingatkan berulang kali kepada manusia bahwa sekecil apa pun perbuatan baik yang kita lakukan tidak akan sia-sia. ''Barang siapa yang mau berbuat baik walau sebesar biji dzara pun Allah SWT akan membalasnya.'' (QS Alzalzalah [99]: 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, hasud atau iri hati. Dengki atau iri hati adalah perasaan tidak rela atau tidak suka melihat orang lain mendapatkan kebaikan atau kenikmatan. Ketika dalam diri manusia telah tertanam sifat dengki, ia akan menghalalkan segala cara untuk menghancurkan orang yang ia dengki. Ia tidak senang melihat orang lain sukses, pintar, hidup bahagia, dan lebih kaya darinya. Sikap seperti ini akan menghapus segala bentuk kebaikan yang selama ini ia peroleh. Perbuatan baiknya akan sia-sia karena dalam dirinya terdapat sifat iri hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takabur, tamak, dan hasud merupakan tiga perangai buruk yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan yang tidak terpuji. Karena itu, Rasulullah SAW selalu mengingatkan kepada kita untuk menjauhi tiga hal yang menyebabkan manusia terjerumus dalam tipu daya setan. Wallahu a'lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Republika, Hikmah&lt;br /&gt;Sumber Segala Dosa&lt;br /&gt;Oleh : Rahmat Hidayatullah &lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a http://www.addthis.com/bookmark.php?pub="jasmineku&amp;amp;url=" expr:href="" &amp;amp;title=" + data:post.title" target="_blank" title="Bookmark using any bookmark manager!"&gt;&lt;img width="125" style="border: 0px; padding: 0px" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-5147648436862950823?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/12/tiga-sumber-segala-dosa.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtT2XQHkOI/AAAAAAAAB5o/ospnVXX3hm0/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-7535742616299914263</guid><pubDate>Fri, 19 Dec 2008 07:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-19T14:53:04.382+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mensucikan Hati</category><title>Menahan Amarah</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtRwDB3tzI/AAAAAAAAB5g/WJ-bfv2cF4Y/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281404873910761266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 104px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtRwDB3tzI/AAAAAAAAB5g/WJ-bfv2cF4Y/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menahan Amarah&lt;br /&gt;Oleh : Nasher Akbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang &lt;span class="fullpost"&gt;menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.'' (Ali-Imron: 133-134).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarah merupakan tabiat manusia yang sulit untuk dikendalikan. Dan, Allah menjadikan orang yang mampu untuk menahan amarahnya sebagai salah satu ciri orang yang bertakwa. Di samping itu Allah akan memberikan pahala kepada orang yang menahan amarahnya lalu memaafkan mereka yang menyakitinya. Allah berfirman, ''Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.'' (Asy-Syuura: 40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu hurairah meriwayatkan bahwa pada suatu hari, seorang lelaki mendatangi Rasulullah SAW. Ia berkata kepada beliau. Ya Rasulullah! Nasihatilah saya! Sabdanya, ''Janganlah engkau marah.'' Lalu beliau ulangkan beberapa kali, dan sabdanya, ''Jangan engkau marah.'' (HR Bukhori).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penekanan Rasulullah SAW di atas menunjukkan betapa pentingnya menahan amarah. Karena ia adalah penyebab terjadinya pertikaian, perpecahan, dan permusuhan. Dan bila ini terjadi, maka akan membawa dampak negatif kepada umat Islam. Oleh sebab itu pula, Islam tidak membenarkan seorang Muslim untuk saling bertikai dan saling berpaling satu sama lain melebihi dari tiga malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Abu Bakar ra pernah mendapatkan teguran dari Allah SWT karena kemarahan yang dilakukannya dengan bersumpah untuk tidak memberi apa-apa kepada kerabatnya ataupun orang lain yang terlibat dalam menyiarkan berita bohong tentang diri Aisyah. Allah berfirman, ''Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat-(nya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indahnya dunia ini, jika setiap orang berusaha menahan amarahnya. Pertikaian, kerusuhan, permusuhan di mana-mana tidak akan terjadi. Karena kejahatan yang dibalas dengan kejahatan tidaklah memberikan solusi, namun menambah persoalan dan memperpanjang perselisihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Republika &lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a http://www.addthis.com/bookmark.php?pub="jasmineku&amp;amp;url=" expr:href="" &amp;amp;title=" + data:post.title" target="_blank" title="Bookmark using any bookmark manager!"&gt;&lt;img width="125" style="border: 0px; padding: 0px" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-7535742616299914263?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/12/menahan-amarah.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtRwDB3tzI/AAAAAAAAB5g/WJ-bfv2cF4Y/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-6431195615278907238</guid><pubDate>Fri, 19 Dec 2008 07:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-19T14:53:43.606+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Wanita</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Ilmu Pengetahuan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Ibu dan Anak</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mensucikan Hati</category><title>Malu itu Penting</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtPS9mrXwI/AAAAAAAAB5Y/Cank7WwjLr8/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281402175215066882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 82px; CURSOR: hand; HEIGHT: 91px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtPS9mrXwI/AAAAAAAAB5Y/Cank7WwjLr8/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Budaya Malu, oleh Prof. Dr. Achmad Satori Ismail (IKADI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abu Qilabah keluar untuk sholat berjamaah, bertemu dengan Umar bin Abd Al Aziz yang juga sedang menuju masjid untuk jama’ah sholat ashar. &lt;span class="fullpost"&gt;Beliau kelihatan membawa secarik kertas, maka Abu Qilabah bertanya: Wahai Amirul mukminin, geranga kertas apakah ini ? Beliau menjawab ini adalah secarik kertas berisi sebuah hadits yang aku riwayatkan dari Aun bin Abdillah. Aku tertarik sekali dengan hadits ini maka aku tulis dalam secarik kertas ini dan sering aku bawa. Abu Qulabah berkata; ternyata di dalamnya tertera sebuah hadits sbb. “Diriwayatkan dari Aun bin Abdillah, ia berkata: Aku berkata kepada Umar bin Abdil Aziz bahwa aku telah meriwayatkan hadits dari seorang sahabat nabi saw yang kemudian diketahuinya oleh Umar. Aku berkata, ia telah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Sesungguhnya rasa malu, iffah ( menjauhi yang syubhat) , dan diamnya lisan bukanlah diamnya hati, serta pemahaman (agama) adalah termasuk dalam keimanan. Semuanya itu termasuk yang menambah dekat kepada akhirat dan mengurangi keduniaan, dan termasuk apa-apa yang lebih banyak menambah keakhiratan.Tapi Sebaliknya, Sesungguhnya ucapan jorok, perangai kasar dan kekikiran termasuk dalam kenifakan (prilaku kemunafikan) dan semuanya itu menambah dekat dengan dunia dan mengurangi keakhiratan serta lebih banyak merugikan akhirat.&lt;br /&gt;(Sunan Ad Darami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian di atas menunjukkan betapa besar perhatian Umar bin Abdil Aziz terhadap masalah yang mendorongnya untuk meningkatkan masalah keakhiratannya. Hadits tentang rasa malu ini mendapat perhatian khusus sehingga ditulis dalam secarik kertas yang sering dibawa kemana-mana. sampai waktu berangkat sholat jamaahpun dibawa pula. Di antara isi dari inti hadits ini bahwa rasa malu adalah sebagian dari iman dan bisa menambah urusan keakhiratannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi rasa malu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang mau melanggar aturan agama misalnya, maka ia merasakan dalam dirinya sesuatu yang tidak enak, merasa malu ataupun rasa takut. Karena pelanggaran agama atau menentang disiplin bertentangan dengan fitrahnya sehingga menimbulkan rasa malu. Seorang yang ingin mencuri kemudian tidak jadi mencuri, karena dalam dirinya masih ada rasa malu. Namun bila rasa malu ini dikikis terus dengan pelanggaran maka hilanglah rasa malunya dan akhirnya menjadi orang yang memalukan, contohnya seorang wanita yang berpakaian ketat, pada awalnya ada rasa malu yang kemudian lama kelamaan menjadi hilang rasa malunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan rasa malu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rasa malu adalah penghalang manusia dari perbuatan dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa malu adalah pangkal semua kebaikan dalam kehidupan ini, sehingga kedudukannya dalam seluruh sifat keutamaan adalah bagaikan kepala dengan badan. Maksudnya, tanpa rasa malu maka sifat keutamaan lain akan mati. Dalam sebuah hadits disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasa malu tidak mendatangkan selain kebaikan.&lt;br /&gt;Busyair bin Ka’b berkata: Dalam kata-kata bijak tertera :”Sesungguhnya rasa malu memiliki keagungan dan dalam rasa malu terdapat ketenangan” ( HR Bukhori dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rasa malu merupakan salah satu cabang dari iman dan indicator nilai keimanan seseorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa malu adalah cabang dari iman. Seabagaimana Rasulullah saw menyatakan: “Iman terdiri dari enam puluh cabang lebih dan rasa malu sebagian cabang dari iman ( HR Bukhori)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw melewati seorang anshor yang sedang menasehati saudaranya tentang rasa malu, maka Rasulullah bersabda: “ Biarkanlah ia memiliki rasa malu karena malu itu termasuk dalam keimanan”&lt;br /&gt;(Bukhori dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan lebih dari itu, dalam hadits lain dinyatakan: “iman dan rasa malu merupakan pasangan dalam segala situasi dan kondisi. Bila rasa malu tidak ada maka imanpun akan sirna”( HR Al Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rasa malu adalah inti akhlak islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas r.a. meriwayatkan hadits bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “setiap agama memiliki akhlak dan akhlak Islam adalah rasa malu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Ya’la bahwa Rasulullah saw melihat seorang mandi di tanah lapang, maka Rasulullah seketika naik mimbar dan setelah memuji Allah beliau bersabda : “sesungguhnya Allah adalah Maha Malu yang suka menutupi ‘aib yang mencintai rasa malu. Jika salah seorang dari kamu mandi hendaklah ia mandi di tempat tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rasa malu adalah benteng akhir keislaman seseorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa nabi saw telah bersabda: “Sesungguhnya Allah azza Wajalla apabila hendak menghancurkan seorang hamba menarik darinya rasa malu, apabila rasa malu telah dicopot maka tidaklah kau jimpai dia kecuali dlam keadaan tercela dan dibenci, Bila sudah tercela dan dibenci maka akan dicopot darinya sifat amanah. Apabila sifat aamanah telah tercopot maka tidak kau jumpai dia kecuali menjadi seorang yang pengkhianat, bila sudah menjadi pengkhianat maka dicopot darinya sifat kasih sayang. Bila sifat kasih sayang telah dicopot darinya maka tidak kau jumpai dia kecuali dalam keadaan terlaknat dan bila dalam keadaan terlaknat maka akan dicopotlah ikatan islam darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rasa malu merupakan akhlak yang sejalan dengan fitrah manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa malu sebagai hiasan semua perbuatan. Dalam hadits yang diriwayatkan Anas r.a. bahwa rasulullah saw telah bersabda: “Tidaklah ada suatu kekejian pada sesuatu perbuatan kecuali akan menjadinya tercela dan tidaklah ada suatu rasa malu pada sesuatu perbuatan kecuali akan menghiasinya.&lt;br /&gt;(Musnad Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Ibnu abbas r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda pada Al Asyaj al ‘Asry ; “Sesungguhnya dalamdirinmu terdapat dua sifat yang dicintai Allah yaitu kesabaran dan rasa malu.&lt;br /&gt;( Musnad ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari anas r.a. ia berkata: Rasulullah telah bersabda; Orang yang paling kasih sayang dari umatku adalah Abu Bakar r.a, orang yang paling tegas dalam masalah agama dri umatku adalah Umar r.a Orang yang paling merasa malu adalah Utsman r.a. Orang yang paling mengetahui halal dan haram adalah Mu’adz bin Jabal. Orang yang paling mengerti tentang Al quran adalah Ubay r.a. Orang yang paling mengetahui tentang faroidl adalah Zaid bin Tsabit. Setiap umat memiliki orang keperayaan dan orang kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah Ibn al jarroh.&lt;br /&gt;(Musnad Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Fudleil bin ‘iyadh menyatakan: Ketika manusia sudah tidak memiliki rasa malu lagi maka tidak ada bedanya dengan bianatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik rasa malu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari abdillah ibni Mas’ud r.a. ia berkata, Rasulullah telah bersabda pada suatu hari : “Milikilah rasa malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya.! Kami (para sahabat) berkata: Wahai rasulullah sesungguhnya kami alhamdulillah telah memiliki rasa malu. Rasulullah bersabda: “ Bukan sekedar itu akan tetapi barangsiapa yang mealu dari allah dengan sesungguhnya, hendaknya menjaga kepalanya dan apa yang ada di dalamnya, hendaknya ia menjaga peruta dan aapa yang didalamnya, hendaknya ia mengingat mati dan hari kehancuran. Dan barangsiapa menginginkan akhirat ia akan meninggalkan hiasan dunia . Barangisapa yang mengerjakan itu semua berarti ia telah merasa malu kepada allah dengan sesungguhnya.&lt;br /&gt;(Musnad Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits di atas kita dapat menarik empat karakteristik rasa malu yang sebenarnya yaitu:&lt;br /&gt;1. Menjaga kepala dan sekitarnya&lt;br /&gt;2. Menjaga perut dan segala isinya&lt;br /&gt;3. Mengingat mati dan hari kehancuran&lt;br /&gt;4. Menjadikan akhirat sebagai tujuan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini penjelasan empat karakteristik rasa malu yang sebenarnya:&lt;br /&gt;1. Menjaga kepala dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan menjaga kepala dan sekitaranya adalah sbb.&lt;br /&gt;a. Menjaga indera penglihatannya agar jangan sampai melihat kepada yang haram, mencari-cari kesalahan orang lain dan hal-hal lain yang diharamkan Allah swt. Yang termasuk menjaga indera penglihatan adalah menggunakannya untuk membaca Alquran, mempelajari lmu, merenungi alam semesta dan bersengan-sengan dengan memandang yang halal.&lt;br /&gt;b. Menjaga indera pendengaran dengan menggunakannya untuk mendengarkan bacaan Al Quran, mendengarkan pengajian dan menjauhi mendengarkan ghibah, namimah dsb&lt;br /&gt;c. Menjaga lisan dengan mempergunakannya untuk dzikrullah, memberi nasehat, menyampaikan dakwah dan menjauhi segala ucapa yang diharamkan seperti adudomba, mengumpat, menghina orang lain dsb.&lt;br /&gt;d. Menjaga mulut dengan membiasakan menggunakan siwak, memasukkan makanan yang halal dan menjauhi makanan yang haram. Menjauhi tertawa berlebihan dst.&lt;br /&gt;e. Menjaga muka dengan membiasakan bermuka manis, tersenyum dan ceria setiap ketemu kawan.&lt;br /&gt;f. Menjaga akal dengan menjauhi pemikiran yang sesat seperti pemikiran muktazilah, sekuler, islam liberal dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjaga perut dan seisinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan menjaga perut seisinya adalah:&lt;br /&gt;a. Menjaga hati dengan menanamkan keikhlasan dan melakukan muhasabah serta menjauhi penyakit hati seperti riya’, ujub, sombong, kufur, syirik dsb.&lt;br /&gt;b. Menjaga saluran pernafasan dengan tidak merusak saluran pernafasan seperti meokok dsb.&lt;br /&gt;c. Menjaga kemaluan dengan menjauhi apa-apa yang diharamkan Allah seperti perzinahan dsb.&lt;br /&gt;d. Menjaga saluran pencernaan dengan henya memasukkan makanan dan minuman yang halal saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengingat mati dan hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat mati akan membawa kita kepada upaya untuk meningkatkan ketakwaan . Kematian cukuplah bagi kita sebagai nasihat agar kita taubat dan kembali kepada Allah. Orang yang berbahagia adalah orang yang senantiasa melupakan kebaikan, mengingat dosa, mengingat kematian, melihat orang yang lebih rendah di bidang dunia dan melihat orang yang lebih baik dalam bidang akhirat. Orang yang mengingat kematian akan terdorong untuk menyiapkan bekal menuju akhirat dan melu melanggar larangan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menjadikan akhirat sebagi tujuan akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assindi mengatakan dalam syarah Sunan Ibni Majah sbb: Pengertian hadits “ Bila kamu tdiak memiliki rasa malu maka berbuatlah semaumu” adalah bahwa rasa malu itu merupakan benteng manusia dari perbuatan buruk. Orang yang memeiliki rasa malu terhadap Allah akan menghalanginya dari pelanggaran agama. Orang yang malu terhadap manusia akan menjauhi semua tardisi jelek manusia. Bila rasa malu ini hilang dari seseorang maka ia tidak peduli lagi terhadap perbuatan dan ucapannya. Perintah dalam hadits ini memiliki makna pemberitahuan yang intinya bahwa setiap orang harus melihat perbuatannya. Bila perbuatan itu tidak menimbulkan rasa malu maka hendaknya ia melakukannya bila sebaliknya ia harus meninggalkannya. (Sunan Ibni Majah syarh Sindi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia yang sudah tidak lagi memiliki budaya malu, harus kembali melaksanakan empat anjuran Rasulullah secara massif demi menuju kebangkitan menggapai kegemilangan di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Prof. Dr. Achmad Satori Ismail)&lt;br /&gt;ikadi.org &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-6431195615278907238?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/12/malu-itu-penting.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUtPS9mrXwI/AAAAAAAAB5Y/Cank7WwjLr8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-2627023170139220768</guid><pubDate>Thu, 11 Dec 2008 07:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T14:58:39.816+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Akhlak dan Teladan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><title>10 Amal Jariyah</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUDHzLgJXbI/AAAAAAAAB4w/6gZlQzUYCcU/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278438445353098674" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 92px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUDHzLgJXbI/AAAAAAAAB4w/6gZlQzUYCcU/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;''Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang berdoa kepadanya.'' (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis di atas menjelaskan amal perbuatan seorang Muslim akan terputus ketika ia meninggal dunia, sehingga ia tidak bisa lagi mendapatkan pahala. &lt;span class="fullpost"&gt;Namun, ada tiga hal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan doa anak shaleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Ibn Majah, Rasulullah SAW menambahkan tiga amal di atas, Rasulullah SAW bersabda, ''Sesungguhnya amal dan kebaikan yang terus mengiringi seseorang ketika meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat, anak yang dididik agar menjadi orang shaleh, mewakafkan Alquran, membangun masjid, membangun tempat penginapan bagi para musafir, membuat irigasi, dan bersedekah.'' (HR Ibn Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia dikumpulkan, semuanya berjumlah 10 amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu ilmu yang bermanfaat, doa anak shaleh, sedekah jariyah (wakaf), menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, mewakafkan buku, kitab atau Alquran, berjuang dan membela Tanah Air, membuat sumur, membuat irigasi, membangun tempat penginapan bagi para musafir, membangun tempat ibadah dan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, karena orang yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10 hal tersebut. Manfaat yang dirasakan orang yang masih hidup inilah yang menyebabkannya terus mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10 hal tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih berat dari pada timbangan amal buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman, ''Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.'' (QS al-A'raf [7]: 8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Asep Sulhadi , Republika, Hikmah) &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-2627023170139220768?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/12/10-amal-jariyah.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUDHzLgJXbI/AAAAAAAAB4w/6gZlQzUYCcU/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-1006596905282777788</guid><pubDate>Thu, 11 Dec 2008 07:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-11T14:50:46.986+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perbaikan Diri</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Nasihat</category><title>Tiga Cara Bersyukur</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUDGQBSHwLI/AAAAAAAAB4o/vq2HjpUafAA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278436741802868914" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 117px; CURSOR: hand; HEIGHT: 114px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUDGQBSHwLI/AAAAAAAAB4o/vq2HjpUafAA/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;''Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'' (QS Alnahl [16]: 18). &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur merupakan salah satu kewajiban setiap orang kepada Allah. Begitu wajibnya bersyukur, Nabi Muhammad yang jelas-jelas dijamin masuk surga, masih menyempatkan diri bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, Nabi selalu menunaikan shalat tahajud, memohon maghfirah dan bermunajat kepada-Nya. Seusai shalat, Nabi berdoa kepada Allah hingga shalat Subuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah yang mudah dilaksanakan, tidak banyak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas nikmat Allah berarti berterima kasih kepada Allah karena kemurahan-Nya. Dengan kata lain, bersyukur berarti mengingat Allah yang Mahakaya, Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Penyantun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama mengemukakan tiga cara bersyukur kepada Allah. Pertama, bersyukur dengan hati nurani. Kata hati alias nurani selalu benar dan jujur. Untuk itu, orang yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak akan pernah mengingkari banyaknya nikmat Allah. Dengan detak hati yang paling dalam, kita sebenarnya mampu menyadari seluruh nikmat yang kita peroleh setiap detik hidup kita tidak lain berasal dari Allah. Hanya Allahlah yang mampu menganugerahkan nikmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, bersyukur dengan ucapan. Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata. Ungkapan yang paling baik untuk menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, ''Barangsiapa mengucapkan subhana Allah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa membaca la ilaha illa Allah, maka baginya 20 kebaikan. Dan, barangsiapa membaca alhamdu li Allah, maka baginya 30 kebaikan.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk bersyukur. Antara lain, mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan, dan kaki. Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita rasakan. Allah berfirman, ''Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).'' (QS Aldhuha [93]: 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Idris Thaha , Hikmah, Republika) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-1006596905282777788?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/12/tiga-cara-bersyukur.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUDGQBSHwLI/AAAAAAAAB4o/vq2HjpUafAA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-6280291280065178604</guid><pubDate>Sun, 30 Nov 2008 05:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-30T12:59:05.993+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Ilmu Pengetahuan</category><title>Geliat Dunia Farmasi di Era Keemasan</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIrk4779NI/AAAAAAAAB4g/vQzDNmyp2nw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274326026363335890" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 96px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIrk4779NI/AAAAAAAAB4g/vQzDNmyp2nw/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; ''Setiap penyakit pasti ada obatnya.'' Sabda Rasulullah SAW yang begitu populer di kalangan umat Islam itu tampaknya telah memicu para ilmuwan dan sarjana di era kekhalifahan untuk berlomba meracik dan menciptakan beragam obat-obatan. &lt;span class="fullpost"&gt;Pencapaian umat Islam yang begitu gemilang dalam bidang kedokteran dan kesehatan di masa keemasan tak lepas dari keberhasilan di bidang farmakologi dan farmasi.Di masa itu para dokter dan ahli kimia Muslim sudah berhasil melakukan penelitian ilmiah mengenai komposisi, dosis, penggunaan, dan efek dari obat-obat sederhana serta campuran. Menurut Howard R Turner dalam bukunya Science in Medievel Islam, umat Islam mulai menguasai farmakologi dan farmasi setelah melakukan gerakan penerjemahan secara besar-besaran di era Kekhalifahan Abbasiyah.Salah satu karya penting yang diterjemahkan adalah De Materia Medica karya Dioscorides. Selain itu para sarjana dan ilmuwan Muslim juga melakukan transfer pengetahuan tentang obat-obatan dari berbagai naskah yang berasal dari Suriah, Persia, India, serta Timur Jauh.Karya-karya terdahulu itu telah membuat para ilmuwan Islam terinspirasi untuk melahirkan berbagai inovasi dalam bidang farmakologi. ''Kaum Muslimin telah menyumbang banyak hal dalam bidang farmasi dan pengaruhnya sangat luar biasa terhadap Barat,'' papar Turner.Betapa tidak, para sarjana Muslim di zaman kejayaan telah memperkenalkan adas manis, kayu manis, cengkeh, kamper, sulfur, serta merkuri sebagai unsur atau bahan racikan obat-obatan. Menurut Turner umat Islam-lah yang mendirikan warung pengobatan pertama. Para ahli farmakologi Islam juga termasuk yang pertama dalam mengembangkan dan menyempurnakan pembuatan sirup dan julep.Pada awalnya, farmasi dan farmakologi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ilmu kedokteran. Dunia farmasi profesional secara resmi terpisah dari ilmu kedokteran di era kekuasaan Kekhalifahan Abbasiyah. Terpisahnya farmasi dari kedokteran pada abad ke-8 M, membuat farmakolog menjadi profesi yang independen dan farmakologi sebagai ilmu yang berdiri sendiri.Dalam praktiknya, farmakologi danfarmasi melibatkan banyak praktisi seperti herbalis, kolektor, penjual tumbuhan, rempah-rempah untuk obat-obatan, penjual dan pembuat sirup, kosmetik, air aromatik, serta apoteker yang berpengalaman. Merekalah yang kemudian turut mengembangkan farmasi di era kejayaan Islam.Setelah dinyatakan terpisah dari ilmu kedokteran, beragam penelitian dan pengembangan dalam bidang farmasi atau saydanah (bahasa Arab) kian gencar dilakukan. Pada abad itu, para sarjana dan ilmuwan Muslim secara khusus memberi perhatian untuk melakukan investigasi atau pencarian terhadap beragam produk alam yang bisa digunakan sebagai obat-obatan di seluruh pelosok dunia Islam.Di zaman itu, toko-toko obat bermunculan bak jamur di musim hujan. Toko obat yang banyak jumlahnya tak cuma hadir di kota Baghdad - kota metropolis dunia di era kejayaan Abbasiyah - namun juga di kota-kota Islam lainnya. Para ahli farmasi ketika itu sudah mulai mendirikan apotek sendiri. Mereka menggunakan keahlian yang dimilikinya untuk meracik, menyimpan, serta menjaga aneka obat-obatan.Pemerintah Muslim pun turun mendukung pembangunan di bidang farmasi. Rumah sakit milik pemerintah yang ketika itu memberikan perawatan kesehatan secara cuma-cuma bagi rakyatnya juga mendirikan laboratorium untuk meracik dan memproduksi aneka obat-obatan dalam skala besar.Keamanan obat-obatan yang dijual di apotek swasta dan pemerintah diawasi secara ketat. Secara periodik, pemerintah melalui pejabat dari Al-Muhtasib - semacam badan pengawas obat-obatan - mengawasi dan memeriksa seluruh toko obat dan apotek. Para pengawas dari Al-Muhtasib secara teliti mengukur akurasi berat dan ukuran kemurnian dari obat yang digunakan.Pengawasan yang amat ketat itu dilakukan untuk mencegah penggunaan bahan-bahan yang berbahaya dalam obat dan sirup. Semua itu dilakukan semata-mata untuk melindungi masyarakat dari bahaya obat-obatan yang tak sesuai dengan aturan. Pengawasan obat-obatan yang dilakukan secara ketat dan teliti yang telah diterapkan di era kekhalifahan Islam mestinya menjadi contoh bagi negara-negara Muslim, khususnya Indonesia.Seperti halnya di bidang kedokteran, dunia farmasi profesional Islam telah lebih unggul lebih dulu dibandingkan Barat. Ilmu farmasi baru berkembang di Eropa mulai abad ke-12 M atau empat abad setelah Islam menguasainya. Karena itulah, Barat banyak meniru dan mengadopsi ilmu farmasi yang berkembang terlebih dahulu di dunia Islam.Umat Islam mendominasi bidang farmasi hingga abad ke-17 M. Setelah era keemasan perlahan memudar, ilmu meracik dan membuat obat-obatan kemudian dikuasai oleh Barat. Negara-negara Eropa yang menguasai farmasi dari aneka risalah Arab dan Persia tentang obat dan senyawa obat yang ditulis para sarjana dan ilmuwan Islam. Tak heran, bila kini industri farmasi dunia berada dalam genggaman Barat.Pengaruh kaum Muslimin dalam bidang farmasi di dunia Barat begitu besar. "Hal itu tecermin dalam kembalinya minat terhadap pengobatan natural yang begitu populer dalan pendidikan kesehatan saat ini," papar Turner. Mungkinkah umat Islam kembali menguasai dan mendominasi bidang farmasi seperti di era keemasan? Kontribusi Ilmuwan Islam di Bidang Farmakologi* Ibnu Al-BaitarLewat risalahnya yang berjudul Al-Jami fi Al-Tibb (Kumpulan Makanan dan Obat-obatan yang Sederhana), Ibnu Al-Baitar turut memberi kontribusi dalam farmakologi dan farmasi. Dalam kitabnya itu, Al-Baitar mengupas beragam tumbuhan berkhasiat obat yang berhasil dikumpulkannya di sepanjang pantai Mediterania antara Spanyol dan Suriah. Tak kurang dari seribu tanaman obat dipaparkannya dalam kitab itu. Seribu lebih tanaman obat yang ditemukannya pada abad ke-13 M itu berbeda dengan tanaman yang telah ditemukan ratusan ilmuwan sebelumnya. Tak heran bila kemudian Al-Jami fi Al-Tibb menjadi teks berbahasa Arab terbaik yang berkaitan dengan botani pengobatan. Capaian yang berhasil ditorehkan Al-Baitar sungguh mampu melampaui prestasi Dioscorides. Kitabnya masih tetap digunakan sampai masa Renaisans di Eropa.* Abu Ar-Rayhan Al-Biruni (973 M - 1051 M)Al-Biruni mengenyam pendidikan di Khwarizm. Beragam ilmu pengetahuan dikuasainya seperti astronomi, matematika, filsafat dan ilmu alam. Ia memulai melakukan eksperimen ilmiah sejak remaja. Ilmuwan Muslim yang hidup di zaman keemasan Dinasti Samaniyaah dan Ghaznawiyyah itu turut memberi kontribusi yang sangat penting dalam farmakologi dan farmasi. Melalui kitab As-Sydanah fit-Tibb, Al-Biruni mengupas secara lugas dan jelas mengenai seluk-beluk ilmu farmasi. Kitab penting bagi perkembangan farmakologi dan farmasi itu diselesaikannya pada tahun 1050 M - setahun sebelum Al-Biruni tutup usia. Dalam kitab itu, Al-Biruni tak hanya mengupas dasar-dasar farmasi, namun juga meneguhkan peran farmasi serta tugas dan fungsi yang diemban seorang farmakolog.* Abu Ja'far Al-Ghafiqi (wafat 1165 M)Ilmuwan Muslim yang satu ini juga turut memberi kontribusi dalam pengembangan farmakologi dan farmasi. Sumbangan Al-Ghafiqi untuk memajukan ilmu tentang komposisi, dosis, meracik dan menyimpan obat-obatan dituliskannya dalam kitab Al-Jami' Al-Adwiyyah Al-Mufradah. Risalah itu memaparkan tentang pendekatan dalam metodelogi, eksperimen, serta observasi dalam farmakologi dan farmasi.* Al-RaziSarjana Muslim yang dikenal di Barat dengan nama Razes itu juga ikut andil dalam membesarkan bidang farmakologi dan farmasi. Ilmuwan Muslim serba bisa itu telah memperkenalkan penggunaaan bahan kimia dalam pembuatan obat-obatan.* Sabur Ibnu Sahl (wafat 869 M)Ibnu Sahal adalah dokter pertama yang mempelopori pharmacopoeia. Kontribusinya dalam bidang farmakologi dan farmasi juga terbilang mata besar. Dia menjelaskan beragam jenis obat-obatan. Sumbangannya untuk pengembangan farmakologi dan farmasi dituangkannya dalam kitab Al-Aqrabadhin. * Ibnu SinaDalam kitabnya yang fenomenal, Canon of Medicine, Ibnu Sina juga mengupas tentang farmakologi dan farmasi. Ia menjelaskan lebih kurang dari 700 cara pembuatan obat dengan kegunaannya. Ibnu Sina menguraikan tentang obat-obatan yang sederhana.* Al-ZahrawiBapak ilmu bedah modern ini juga ikut andil dalam membesarkan farmakologi serta farmasi. Dia adalah perintis pembuatan obat dengan cara sublimasi dan distilasi.* Yuhanna Ibnu Masawayh (777 M - 857 M)Orang Barat menyebutnya Mesue. Ibnu Masawayh merupakan anak seorang apoteker. Kontribusinya juga terbilang penting dalam pengembangan farmasi dan farmakologi. Dalam kitab yang ditulisnya, Ibnu Masawayh membuat daftar sekitar 30 macam aromatik.Salah satu karya Ibnu Masawayh yang terkenal adalah kitab Al-Mushajjar Al-Kabir. Kitab ini merupakan semacam ensiklopedia yang berisi daftar penyakit berikut pengobatannya melalui obat-obatan serta diet.* Abu Hasan 'Ali bin Sahl Rabban at- TabariAt-Tabari lahir pada tahun 808 M. Pada usia 30 tahun, dia dipanggil oleh Khalifah Al-Mu'tasim ke Samarra untuk menjadi dokter istana. Salah satu sumbangan At-Tabari dalam bidang farmakologi adalah dengan menulis sejumlah kitab. Salah satunya yang terkenal adalah Paradise of Wisdom. Dalam kitab ini dibahas mengenai pengobatan menggunakan binatang dan organ-organ burung. Dia juga memperkenalkan sejumlah obat serta cara pembuatannya. ( heri ruslan, REPUBLIKA )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-6280291280065178604?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/11/geliat-dunia-farmasi-di-era-keemasan.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIrk4779NI/AAAAAAAAB4g/vQzDNmyp2nw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-7386347886336778379</guid><pubDate>Sun, 30 Nov 2008 05:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-30T12:53:32.861+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Perbaikan Diri</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Nasihat</category><title>Hisablah dirimu sebelum Allah menghisabmu</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIqSuKLNQI/AAAAAAAAB4Y/Eb6fPZ4npNQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274324614720992514" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 113px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIqSuKLNQI/AAAAAAAAB4Y/Eb6fPZ4npNQ/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;“Wahai manusia ! Aku heran pada orang yang yakin akan kematian, tapi hidup bersuka ria. Aku heran pada orang yang yakin akan pertanggungjawaban segala amal perbuatan di akhirat, tapi asyik mengumpulkan dan menumpuk harta. Aku heran pada orang yang yakin akan kubur, tapi ia tertawa terbahak-bahak. &lt;span class="fullpost"&gt;Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat, tapi ia menjalani hidupnya dengan bersantai-santai. Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia, tapi ia menggandrunginya. Aku heran pada intelektual, yang bodoh dalam soal moral. Aku heran pada orang yang bersuci dengan air, sementara hatinya masih tetap kotor. Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain, sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacat yang ada pada dirinya. Aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi segala perilakunya tapi ia berbuat durjana. Aku heran pada orang yang sadar akan kematiannya, kemudian akan tinggal dalam kubur seorang diri, lalu diminta pertanggungjawaban seluruh amal perbuatannya, tapi berharap belas kasih orang lain. Sungguh.. tiada Tuhan kecuali Aku.. dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku. Wahai manusia ! Hari demi hari usiamu kian berkurang, sementara engkau tidak pernah menyadarinya. Setiap hari Aku datangkan rejeki kepadamu, sementara engkau tidak pernah memujiKu. Dengan pemberian yang sedikit, engkau tidak pernah mau lapang dada. Dengan pemberian yang banyak, engkau tidak juga pernah merasa kenyang. Wahai manusia ! Setiap hari Aku mendatangkan rejeki untukmu. Sementara setiap malam malaikat datang kepadaKu dengan membawa catatan perbuatan jelekmu. Engkau makan dengan lahap rejekiKu, namun engkau tidak segan-segan pula berbuat durjana kepadaKu. Aku kabulkan jika engkau memohon kepadaKu. KebaikanKu tak putus-putus mengalir untukmu. Namun sebaliknya, catatan kejelekanmu sampai kepadaKu tiada henti. Akulah pelindung terbaik untukmu. Sedangkan engkau hamba terjelek bagiKu. Kau raup segala apa yang Kuberikan untukmu. Kututupi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan. Aku sungguh sangat malu kepadamu, sementara engkau sedikitpun tak pernah merasa malu kepadaKu. Engkau melupakan diriKu dan mengingat yang lain. Kepada manusia engkau merasa takut, sedangkan kepadaKu engkau merasa aman-aman saja. Pada manusia engkau takut dimarahi, tetapi pada murka-Ku engkau tak peduli.” Ikhwan fillah, bersujudlah dan bertaubatlah kepada allah SWT serta menangislah..betapa banyak dosa yang telah kita perbuat selama ini..lihatlah betapa banyak kelalaian yang telah kita lakukan selama ini. “Ya Allah,kami bukanlah hambaMu yang pantas memasuki surga firdausMu, tidak juga kami mampu akan siksa api nerakaMu, berilah hambaMu ini ampunan, dan hapuskanlah dosa-dosa kami, sesungguhnya hanya Engkaulah Sang Maha Pengampun, Sang Maha Agung. Ya Allah,dosa-dosa kami seperti butiran pasir dipantai,anugrahilah kami ampunan wahai Yang Maha Agung,umur kami berkurang setiap hari sedangkan dosa-dosa kami terus bertambahadakah jalan upaya bagi kami. Ya Allah,hambaMu yang penuh maksiat ini bersimpuh menghadapMu mengakui dosa-dosanya dan memohon kepadaMu,ampunilah, karena hanya Engkaulah Sang Pemilik Ampunan,bila Engkau Campakkan kami,kepada siapa dan kemana kami mesti berharap selain dariMu”. “Hisablah dirimu sebelum Allah menghisabmu”. (Imam Ali bin Abu Thalib RA) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-7386347886336778379?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/11/hisablah-dirimu-sebelum-allah.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIqSuKLNQI/AAAAAAAAB4Y/Eb6fPZ4npNQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-4512864327350030254</guid><pubDate>Fri, 31 Oct 2008 08:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-13T08:46:42.353+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Cerita Bijak</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Pintu Rizki</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><title>Matematika Sedekah-1</title><description>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIni091hcI/AAAAAAAAB4Q/PSHIZP1SN28/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274321592891311554" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 97px; CURSOR: hand; HEIGHT: 130px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIni091hcI/AAAAAAAAB4Q/PSHIZP1SN28/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;ARTIKEL USTADZ YUSUF MANSUR•&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengantar• &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Matematika Dasar Sedekah&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;• Memberi Lebih Banyak, Menuai Lebih Banyak&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;• 2.5 % Tidaklah Cukup&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;• Coba Jajal Sedekah 10%&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;• 2.5 Itu Cukup, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau ..PENGANTARSedekah bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah, dan sedekah bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah. Wuh,inilah sekian fadilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi parapelakunya. &lt;span class="fullpost"&gt;Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah, lantaran memang kita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita menjadi tertutup dari Kasih Sayangnya Allah. Kesalahan-kesalahan yang kita buat, baik terhadap Allah, maupun terhadap manusia, membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan bantuan-Nya, menawarkan kasih sayang-Nya, menawarkan ridha-Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan-Nya. Tapi kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua? Kepada siapa yang mau bersedekah. Kepada yang mau membantu orang lain. kepada yang mau peduli dan berbagi.Kita memang susah.&lt;br /&gt;Tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memang sulit, tapi pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapi barangkali ada yang lebih sedih. Terhadap mereka inilah Allah mintakita memperhatikan jika ingin diperhatikan.Insya Allah, hari demi hari, saya akan menulis tentang sedekah, dansegala apa yang terkait dengan sedekah. Di website ini. Saudara yangmelihat, Saudara yang membaca, Saudara yang bisa memetik hikmahnya,saya mempersilahkan membagi kepada sebanyak-banyaknya keluarga,kawan dan sahabat Saudara. Barangkali ada kebaikan bersama yang bisadiambil. Di website ini pula, Saudara akan bisa mengambil petikanhadits hari per hari dan ayat hari per hari, yang berkaitan dengansedekah dan amaliyah terkait, dengan pembahasan singkatnya.Di pembahasan-pembahasan tentang sedekah, saya akan banyak mendorongdiri saya dan saudara, untuk melakukan sedekah, dengan mengemukakanfadilah-fadilah/keutamaannya. Insya Allah pembahasan akan sampaikepada Ihsan, Mahabbah, Ikhlas dan Ridha Allah. Apa yang tertulis,adalah untuk memotivasi supaya tumbuh keringanan dalam berbagi,kemauan dalam bersedekah. Sebab biar bagaimanapun, manusia adalahpedagang. Ia perlu dimotivasi untuk melakukan&lt;br /&gt;Akhirnya, mintalah doa kepada Allah, agar Allah terus menerusmembukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq dan hidayah-Nya hingga sampaikepada derajat “mukhlishiina lahuddien”, derajat orang-orang yangmengikhlaskan diri kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matematika Dasar SedekahApa yang kita lihat dari matematika di bawah ini?10 – 1 = 19Pertambahan ya? Bukan pengurangan?Kenapa matematikanya begitu?Matematika pengurangan darimana?Koq ketika dikurangi, hasilnya malah lebih besar?Kenapa bukan 10-1 = 9?Inilah kiranya matematika sedekah. Dimana ketika kita memberi dariapa yang kita punya, Allah justru akan mengembalikan lebih banyaklagi. Matematika sedekah di atas, matematika sederhana yang diambildari QS. 6: 160, dimana Allah menjanjikan balasan 10x lipat bagimereka yang mau berbuat baik.Jadi, ketika kita punya 10, lalu kita sedekahkan 1 di antara yangsepuluh itu, maka hasil akhirnya, bukan 9. Melainkan 19. Sebab yangsatu yang kita keluarkan, dikembalikan Allah sepuluh kali lipat.Hasil akhir, atau jumlah akhir, bagi mereka yang mau bersedekah,tentu akan lebih banyak lagi, tergantung Kehendak Allah. Sebab Allahjuga menjanjikan balasan berkali-kali lipat lebih dari sekedarsepuluh kali lipat. Dalam QS. 2: 261, Allah menjanjikan 700x lipat.Tinggallah kita yang kemudian membuka mata, bahwa pengembalian Allahitu bentuknya apa? Bukalah mata hati, dan kembangkan ke-husnudzdzanan, atau positif thinking ke Allah. Bahwa Allah pastimembalas dengan balasan yang pas buat kita.&lt;br /&gt;Memberi Lebih Banyak, Menuai Lebih BanyakKita sudah belajar matematika dasar sedekah, dimana setiap kitabersedekah Allah menjanjikan minimal pengembalian sepuluh kali lipat(walaupun ada di ayat lain yg Allah menyatakan akan membayar 2xlipat). Atas dasar ini pula, kita coba bermain-main denganmatematika sedekah yang mengagumkan. Bahwa semakin banyak kitabersedekah, ternyata betul Allah akan semakin banyak juga memberikangantinya, memberikan pengambalian dari-Nya.Coba lihat ilustrasi matematika berikut ini:Pada pembahasan yang lalu, kita belajar:10 - 1 = 19Maka, ketemulah ilustrasi matematika ini:10 - 2= 2810 - 3= 3710 - 4= 4610 - 5= 5510 - 6= 6410 - 7= 7310 - 8= 8210 - 9= 9110 - 10= 100Menarik bukan? Lihat hasil akhirnya? Semakin banyak dan semakinbanyak. Sekali lagi, semakin banyak bersedekah, semakin banyakpenggantian dari Allah.Mudah-mudahan Allah senantiasa memudahkan kita untuk bersedekah,meringankan langkah untuk bersedekah, dan membuat balasan Allahtidak terhalang sebab dosa dan kesalahan kita.&lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui, hidup kita jadi susah, lantaran memangkita banyak betul dosanya. Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupankita menjadi tertutup dari Kasih Sayangnya Allah. Kesalahan-kesalahan yang kita buat, baik terhadap Allah, maupun terhadapmanusia, membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yangsejatinya kita buat sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. LaluAllah datang menawarkan bantuan-Nya, menawarkan kasih sayang-Nya,menawarkan ridha-Nya terhadap ikhtiar kita, dan menawarkan ampunan-Nya. Tapi kepada siapa yang Allah bisa berikan ini semua? Kepadasiapa yang mau bersedekah. Kepada yang mau membantu orang lain.kepada yang mau peduli dan berbagi.Kita memang susah. Tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memangsulit, tapi pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapibarangkali ada yang lebih sedih. Terhadap mereka inilah Allah mintakita memperhatikan jika ingin diperhatikannsya Allah, hari demi hari, saya akan menulis tentang sedekah, dansegala apa yang terkait dengan sedekah. Di website ini. Saudara yangmelihat, Saudara yang membaca, Saudara yang bisa memetik hikmahnya,saya mempersilahkan membagi kepada sebanyak-banyaknya keluarga,kawan dan sahabat Saudara. Barangkali ada kebaikan bersama yang bisadiambil. Di website ini pula, Saudara akan bisa mengambil petikanhadits hari per hari dan ayat hari per hari, yang berkaitan dengansedekah dan amaliyah terkait, dengan pembahasan singkatnyaDi pembahasan-pembahasan tentang sedekah, saya akan banyak mendorongdiri saya dan saudara, untuk melakukan sedekah, dengan mengemukakanfadilah-fadilah/keutamaannya. Insya Allah pembahasan akan sampaikepada Ihsan, Mahabbah, Ikhlas dan Ridha Allah. Apa yang tertulis,adalah untuk memotivasi supaya tumbuh keringanan dalam berbagi,kemauan dalam bersedekah. Sebab biar bagaimanapun, manusia adalahpedagang. Ia perlu dimotivasi untuk melakukan sebuah amal. KepadaAllah juga semuanya berpulang&lt;br /&gt;Akhirnya, mintalah doa kepada Allah, agar Allah terus menerusmembukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq dan hidayah-Nya hingga sampaikepada derajat “mukhlishiina lahuddien”, derajat orang-orang yangmengikhlaskan diri kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.5 % Tidaklah Cukup&lt;br /&gt;Saudaraku, barangkali sekarang ini zamannya minimalis. Sehingga kesedekah juga hitung-hitungannya jadi minimalis. Angka yang biasadiangkat, 2,5%. Kita akan coba ilustrasikan, dengan perkaliansepuluh kali lipat, bahwa sedekah minimalis itu tidak punya pengaruhyang signifikan.Contoh berikut ini, adalah contoh seorang karyawan yang punya gaji1jt. Dia punya pengeluaran rutin sebesar 2jt. Kemudian diabersedekah 2,5% dari penghasilan yang 1jt itu. Maka kita dapatperhitungannya sebagai berikut:Sedekah: Sebesar 2,5%2,5% dari 1.000.000 = 25.000Maka, tercatat di atas kertas:1.000.000 – 25.000 = 975.000Tapi kita belajar, bahwa 975.000 bukan hasil akhir. Allah akanmengembalikan lagi yang 2,5% yang dia keluarkan sebanyak sepuluhkali lipat, atau sebesar 250.000. Sehingga dia bakal mendapatkanrizki min haitsu laa yahtasib (rizki tak terduga) sebesar:975.000 + 250.000 = 1.225.000Lihat, “hasil akhir” dari perhitungan sedekah 2,5% dari 1jt, “hanya”jadi Rp. 1.225.000,-. Masih jauh dari pengeluaran dia yang sebesarRp. 2jt. Boleh dibilang secara bercanda, bahwa jika diasedekahnya “hanya” 2,5%, dia masih akan keringetan untuk mencarisisa 775.000 untuk menutupi kebutuhannya&lt;br /&gt;Coba Jajal Sedekah 10 %Saudara sudah belajar, bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup. Ketikaditerapkan dalam kasus seorang karyawan yang memiliki gaji 1jt danpengeluarannya 2jt, maka dia hanya mendapatkan pertambahan 250rb,yang merupakan perkalian sedekah 2,5% dari 1jt, dikalikan sepuluh.Sehingga “skor” akhir, pendapatan dia hanya berubah menjadi Rp.1.225.000. Masih cukup jauh dari kebutuhan dia yang 2jt.Sekarang kita coba terapkan ilustrasi berbeda. Ilustrasi sedekah 10%.Sedekah: Sebesar 10%10% dari 1.000.000 = 100.000Maka, tercatat di atas kertas:1.000.000 – 100.000 = 900.000Kita lihat, memang kurangnya semakin banyak, dibandingkan dengankita bersedekah 2,5%. Tapi kita belajar, bahwa 900.000 itu bukanlahhasil akhir. Allah akan mengembalikan lagi yang 2,5% yang diakeluarkan sebanyak sepuluh kali lipat, atau dikembalikan sebesar1.000.000. Sehingga dia bakal mendapatkan rizki min haitsu laayahtasib (rizki tak terduga) sebesar:900.000 + 1.000.000 = 1.900.000Dengan perhitungan ini, dia “berhasil” mengubah penghasilannya,menjadi mendekati angka pengeluaran yang 2jt nya. Dia cukup butuh100rb tambahan lagi, yang barangkali Allah yang akan menggenapkan&lt;br /&gt;2.5 ITU CUKUP, KALAU ..Setiap perbuatan, pasti ada balasannya. Dan satu hal yang sayakagumi dari matematika Allah, bahwa Spiritual Values, ternyatabselalu punya keterkaitan dengan Economic Values. Kita akan bahaspelan-pelan sisi ini, sampe kepada pemahaman yang mengagumkantentang kebenaran janji Allah tentang perbuatan baik dan perbuatanburuk.Kita sedang membicarakan bahwa sedekah 2,5% itu tidaklah cukup.Mestinya, begitu saya ajukan dalam tulisan terdahulu, sedekah kita,haruslah minimal 10%. Dengan bersedekah 10%, insya Allah kebutuhan-kebutuhan kita, yang memang kita hidup di dunia pasti punyakebutuhan, akan tercukupi.Dari ilustrasi di dua tulisan terdahulu, saya memaparkan bahwaketika seorang karyawan bersedekah 2,5% dari gajinya yang 1jt,maka “pertambahannya” menjadi Rp. 1.225.000. Yakni didapat dari Rp.975.000, sebagai uang tercatat setelah dipotong sedekah, ditambahdengan pengembalian sepuluh kali lipat dari Allah dari 2,5% nya.Bila sedekah 2,5% ini yang dia tempuh, sedangkan dia punyapengeluaran 2jt, maka kekurangannya teramat jauh. Dia masih butuhRp. 775.000,-. Maka kemudian saya mengajukan agar kita bersedekahjangan 2,5%, tapi lebihkan. Misalnya 10%.Saudaraku, ada pernyataan menarik dari guru-guru sedekah, bahwakatanya, sedekah kita yang 2,5% itu sebenarnya tetap akan mencukupikebutuhan-kebutuhan kita, di dunia ini, maupun kebutuhan yang lebihhebat lagi di akhirat, kalau kita bagus dalam amaliyah lain selainsedekah. Misalnya, bagus dalam mengerjakan shalat. Shalat dilakukanselalu berjamaah. Shalat dilakukan dengan menambah sunnah-sunnahnya;qabliyah ba’diyah, hajat, dhuha, tahajjud. Bagus juga dalam hubungandengan orang tua, dengan keluarga, dengan tetangga, dengan kawansekerja, kawan usaha. Terus, kita punya maksiat sedikit, keburukansedikit. Bila ini yang terjadi, maka insya Allah, cukuplah kita akansegala hajat kita. Allah akan menambah poin demi poin dari apa yangkita lakukan.Hanya sayangnya, kita-kita ini justru orang yang sedikit beramal,dan banyak maksiatnya. Jadilah kita orang-orang yang merugi. Skorakhir yang sebenernya sudah bertambah, dengan sedekah 2,5% itu,malah harus melorot, harus tekor, sebab kita tidak menjaga diri.Perbuatan buruk kita, memakan perbuatan baik kita.Tambahi terus amaliyah kita, dan kurangi terus maksiat kita&lt;br /&gt;Kalikan Dari Target Supaya Beroleh LebihSaudaraku, ini menyambung tiga tulisan terdahulu. Kasusnya, tetapsama: Seorang karyawan dengan gaji 1jt, yang punya pengeluaran 2jt.Bila karyawan tersebut mau hidup tidak pas-pasan, dan mau dicukupkanAllah, dia harus menjaga dirinya dari keburukan, dan terus memacudirinya dengan berbuat kebaikan dan kebaikan. Kemudian, lakukansedekah 10% bukan dari gajinya, melainkan dari pengeluarannya.Kita lihat ya…Sedekah 10% dari 2jt (bukan dari gajinya yang 1jt), maka akandidapat angka sedekah sebesar Rp. 200rb. Gaji pokok sebesar 1jt,dikurang 200rb, menjadi tinggal 800rb. Lihat, angka tercatatnyatambah mengecil, menjadi tinggal 800.000.Tapi di sinilah misteri sedekah yang ajaib. Yang 200rb yangdisedekahkan, akan dikembalikan sepuluh kali lipat oleh Allah, ataumenjadi 2jt. sehingga skor akhirnya bukan 800rb, melainkan 2,8jt.&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dengan perhitungan di atas, kebutuhannya yang 2jt, malah terlampaui.Dia lebih 800rb. Subhanallah. Apalagi kalau kemudian dia betul-betulmau memelihara diri dari maksiat dan dosa, dan mempertahankanperbuatan baik, maka lompatan besar akan terjadi dalam hidupnya.Sebuah perubahan besar, sungguh-sungguh akan terjadi. Baik kemuliaanhidup, kejayaan, kekayaan, hingga keberkahan dan ketenangan hidup.Sekali lagi, subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://alamster. wordpress. com/&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-4512864327350030254?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/10/matematika-sedekah-1.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/STIni091hcI/AAAAAAAAB4Q/PSHIZP1SN28/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-4831654666150249492</guid><pubDate>Fri, 31 Oct 2008 08:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-13T08:47:45.873+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Pintu Rizki</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kebesaran Allah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><title>Makna Rizki-1</title><description>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUMSHMBuEmI/AAAAAAAAB5A/60yYU56Uq1o/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279083102905176674" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 94px; CURSOR: hand; HEIGHT: 70px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUMSHMBuEmI/AAAAAAAAB5A/60yYU56Uq1o/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="Permanent Link to Jangan Merasa Takut Tidak Kebagian Rezeki" href="http://www.binamuslim.com/2007/09/26/jangan-merasa-takut-tidak-kebagian-rezeki.html"&gt;Jangan Merasa Takut Tidak Kebagian Rezeki&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;p align="justify"&gt;“Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu. Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya apa yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan.”(QS Adz-Dzariyat [51]:22-23)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Rezeki adalah sumber kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, ada sebagian manusia yang walaupun rezekinya pas-pasan namun kehidupannya bahagia dan tenang (sakinah) karena mereka memiliki pemahaman yang benar tentang rezeki. Sementara tidak sedikit yang sebaliknya, gelisah, frustasi, bahkan mengalami penyimpangan aqidah karena kesalahan pemahaman tentang hakikat rezeki.&lt;br /&gt;Penjelasan mengenai rezeki dari Al-Qur’an: &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;1. Rezeki adalah sesuatu yang menjadi kepastian yang telah ditetapkan Allah Swt sehingga mustahil ada makhluk yang dapat hidup tanpa rezeki yang ditetapkan Allah Swt untuknya.“Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allahlah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”(QS Al-Ankabut [29]:60) &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;2. Rezeki tidak akan datang bila kita melakukan pelanggaran atau maksiat kepada Allah Swt. Bila ternyata kita melakukannya namun banyak mendapat rezeki, itu adalah istidraj (penguluran dari Allah Swt, tetapi kemudian akan dijatuhkan secara sangat menyakitkan dan mungkin tiba-tiba) dan tak akan pernah memberikan kenikmatan dan kebahagiaan bagi manusia yang memilikinya.“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.”(QS Al-An’am [6]:44) &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;3. Rezeki akan dimudahkan oleh Allah Swt dengan melakukan berbagai amal shalih dan ketaqwaan.“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”.(QS Ath-Thalaq [65]:2-3) &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;4. Rezeki adalah hak prerogatif mutlak Allah Swt dan urusan manusia hanyalah berusaha sehingga pantas bila kita memohon rezeki hanya kepada Allah Swt semata.“Kepunyaan-Nya lah perbendaharaan langit dan bumi, Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”(QS Asy-Syura [42]:12) &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;5. Rezeki adalah sesuatu yang telah ditentukan kadarnya. Tidak akan berkurang karena kita dekat dengan Al-Qur’an, dan tidak akan bertambah bila kita jauh dari Al-Qur’an. Kita mestinya yakin bahwa semakin dekat kita kepada Allah Swt dan Al-Qur’an maka insya Allah akan dimudahkan rezeki oleh-Nya.&lt;br /&gt;Kaitan antara rezeki dengan aktivitas berinteraksi dengan Al-Qur’an seringkali merupakan sesuatu yang dibuat-buat oleh manusia. Penyebabnya mungkin karena kurangnya sifat zuhud dan qonaah sehingga proses dan interaksi tersebut menjadi sangat memberatkan dan melelahkan jasmani dan rohani.&lt;br /&gt;Kita dapat belajar dari sekeliling kita, rezeki manusia sepenuhnya ada di tangan Allah Swt, akan diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, tanpa pandang pendidikan, jabatan, dsb. Keyakinan tersebut akan muncul bila kita berada dalam ketaatan kepada Allah Swt. Bagi yang berdawkah di jalan Allah atau menjadi penghafal Al-Qur’an, tak ada kaitan antara perannya tersebut dengan luas dan sempitnya rezeki. Perasaan manusia dalam urusan rezeki sering dikotori godaan syaitan. Kuncinya: “bersabarlah”.&lt;br /&gt;[Bagian 11 dari buku &lt;a href="http://www.binamuslim.com/2007/09/12/17-motivasi-berinteraksi-dengan-al-quran.html"&gt;17 Motivasi Berinteraksi dengan Al-Qurâ€™an, karya KH. â€˜Abdul â€˜Aziz â€˜Abdur Raâ€™uf, Al-Hafidz, Lc&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-4831654666150249492?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/10/makna-rizki-1.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SUMSHMBuEmI/AAAAAAAAB5A/60yYU56Uq1o/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-3498426609015610116</guid><pubDate>Sat, 05 Jul 2008 04:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-05T11:36:52.986+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mutiara Kisah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Cerita Bijak</category><title>Peperangan Di Masa Rasulullah (bagian 1)</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_mE8mAB1-yT8/SG75eANXKUI/AAAAAAAABSI/xJLkK56Ne_s/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219383312016419138" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_mE8mAB1-yT8/SG75eANXKUI/AAAAAAAABSI/xJLkK56Ne_s/s200/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Peperangan Di Masa Rasulullah (bagian 1)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Oleh: Tim dakwatuna.com&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com - Tak lama setelah Rasulullah saw. menetap di Madinah mulailah terjadi peperangan antara kaum Muslimin dengan kafir Quraisy. Oleh sejarawan Muslim, peperangan &lt;span class="fullpost"&gt;yang diikuti langsung oleh Nabi diistilahkan dengan ghazwah, sedangkan yang tidak disertai Nabi diistilahkan dengan sariyyah. Sedang dalam hidup Nabi&lt;br /&gt;terjadi dua puluh enam kali ghaz¬wah dan tiga puluh delapan kali sariyyah. Terdapat tiga belas kali peperangan yang terpenting, yaitu:&lt;br /&gt;1. Perang Badar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Badar Raya terjadi pada tanggal 17 Ramadhan 2 Hijriah. Perang ini bermula dari kesalah¬pahaman kafilah dagang kaum Musyrikin Makkah yang sedang kembali dari Syam menuju Makkah. Rasulullah memerintahkan sejumlah sahabatnya untuk mengamati kafilah Quraisy yang sedang lewat di wilayah Madinah itu tanpa berrnaksud untuk berperang di bawah pimpinan Nabi saw. sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu melihat rombongan orang Madinah yang mendekati kafilahnya, segeralah Abu Sofyan, pim¬pinan kafilah, mengutus anak buahnya untuk segera minta bantuan dari Makkah. Segeralah datang pasukan dari Makkah dengan kekuatan 1.000 orang tentara, 600 orang di antaranya berkuda (kavaleri) yang merangkap sebagai kompi perbeka¬lan (logistik), dan 300 orang tentara cadangan yang merangkap sebagai regu musik. Di samping itu mereka juga membawa 700 ekor unta. Regu musiknya sepanjang jalan menggemakan lagu-lagu perang, terutama yang berisikan ejekan terhadap Nabi saw. dan kaum Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompi patroli yang dikerahkan Nabi saw. sendiri berke¬kuatan 313 prajurit, dengan 70 ekor unta, dan tidak lebih dari 3 ekor kuda. Mereka kebanyakan terdiri dan penduduk asli Madinah. Mereka mengendarai tunggangan yang ada itu secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat sebelum berangkat Nabi Muham¬mad saw. bermusyawarah dengan para sahabatnya dari kalangan Anshar, tentang kelompok mana yang lebih dulu diterjunkan ke medan laga. Kelompok Muhajirin segera menawarkan diri dan menyatakan sanggup. Sementara itu kelompok Anshar juga paham, Nabi saw. menghendaki agar merekalah yang lebih dahulu terjun walaupun Nabi belum berterus terang menyatakan maksudnya itu. Karena itulah Saad bin Mu’az, sebagai sesepuh kaum Anshar, bangkit menyatakan kesiapannya untuk diterjunkan lebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saad bin Mu’az berkata, “Wahai Rasulullah, sungguh kami ini telah beriman kepadamu, telah seratus persen meyakini agama dan telah mengakui kebenaran agama yang engkau bawa kepada kami. Kami telah bersumpah setia untuk melaksanakan semua yang telah kami janjikan kepadamu. Oleh karena itu, segeralah laksanakan apa yang telah menjadi keputusanmu, ya Rasulullah, dan kami setia kepadamu. Demi Allah yang telah membangkitkanmu dengan membawa kebenaran, kalau engkau perintahkan kami untuk mengarungi lautan ini (perang), niscayalah kami arungi bersamamu. Tak seorang pun di antara kami ini yang akan menolak komandomu dan tak seorang pun yang akan mundur dari medan laga, hari ini atau besok. Kami sanggup tabah menjalani peperangan ini dan telah siap sedia untuk syahid di dalamnya. Mudah-mudahan Allah swt. merestui apa-apa yang engkan percayakan kepada kami dan marilah berangkat bersama kami, dalam berkah Ilahi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak lagi kalangan Anshar yang memberikan pernyataan serupa, sehingga legalah hati Nabi Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai rapat itu, Nabi saw. bersabda, “Berangkatlah kamu bersama inayah Allah, dan berbesar hatilah. Allah telah menggariskan dua pilihan menang atau kalah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi saw. berangkat dengan pasu¬kannya untuk segera menduduki sebuah telaga kecil yang ada di Gunung Badar itu. Setiba di sana, berka¬talah Habbab bin Munzir, “Ya Rasulullah, tempat atau daerah ini telah dianugerahkan oleh Allah kepadamu (telah diduduki lebih dahulu) dan janganlah engkau maju atau mundur dari tempat ini, apa pun yang terjadi, baik pasukan kita maju atau mundur, atau terjadi kejar mengejar. Kita harus bertahan di daerah ini.” Rasulullah menjawab, “Memang begitulah seharusnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Habbab menunjuk sebuah telaga lain dan berjalan ke sana bersama-sama untuk lebih da¬hulu menguasainya, sehingga memungkinkan ten¬tara-tentara Islam untuk memutuskan jalur suplai air. Di dekat telaga inilah pasukan dipusatkan, dan Saad bin Muaz mengerahkan kawan-kawannya untuk mendirikan kemah dan dikawal oleh beberapa prajurit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi Rasulullah heran terhadap komando dan kerja Saad itu, lalu beliau bertanya kepada Saad, “Untuk apa itu kau lakukan.” “Sudah banyak kaum yang bergabung dengan kami, tetapi belum ada orang yang sangat kami cintai selain engkau, ya Rasulullah. Kami boleh mati saat ini juga, tetapi engkau harus kembali dalam keadaan selamat,” jawab Saad. “Jika mereka ini (prajurit-prajurit Anshar) tahu engkau terancam, tentulah mereka tidak mau jauh darimu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penjelasan itu berdoalah Nabi saw. agar ia (Saad) dan seluruh tentaranya selamat dan memenangkan peperangan, dan apa yang diusulkan Saad tadi diperkenankan olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala kedua belah pihak telah berhadap-¬hadapan untuk memulai penyerbuan, tampillah Nabi saw. mengatur barisan seraya memberi semangat kepada seluruh prajurit, “Demi Allah yang nyawaku ini ditangannya, musuh-musuh kita sekarang akan menghadapi pahlawan¬-pahlawan yang sabar dan tangguh, serta akan memenang¬kan peperangan. Jika satu di antaranya terbunuh, maka Allah yang akan memasukkannya ke surga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi kembali ke kemahnya bersama Abu Bakar, sementara Saad bin Muaz mengawalnya dengan pedang terhunus. Nabi berdoa, “Ya Allah, aku nantikan janji-Mu. Ya Allah, jika pasukanku ini kalah, niscaya tidak ada lagi orang yang akan menyembahmu di bumi ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau terus melakukan shalat khauf dan sujud agak lama, lalu diingatkan oleh Abu Bakar dengan ucapan, “Bangunlah, sebentar lagi Allah akan menunaikan janjinya kepadamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama ternyata perang telah berhenti dan kemenangan diraih oleh pihak Islam. Dan pihak Quraisy kurang lebih 70 orang terbunuh, termasuk orang yang paling musyrik, Abu Jahal, dan pemim¬pin lainnya, 70 orang lainnya tertawan. Setelah mayat-mayat tentara itu dimakamkan kembalilah Nabi saw. dengan pasukannya ke Madinah. Kemu¬dian beliau bermusyawarah dengan beberapa orang sahabat guna membicarakan tindakan yang akan diambil terhadap tawanan-tawanan perang itu. Umar bin Khattab mengusulkan agar mereka dibunuh saja. Tetapi, Abu Bakar mengusulkan agar mereka dibebaskan dengan syarat memberikan tebu¬san. Pendapat inilah yang disetujui untuk ditetapkan sebagai keputusan resmi. Maka ditebuslah tawanan-tawanan itu oleh kaum musyrikin Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Perang Badar ini turun ayat, “Sungguh Allah telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu pada waktu itu dalam keadaan lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah supaya kamu mensyukurinya. Cukuplah jika kamu sabar dan siaga, dan mereka datang menyerang kamu seketika itu juga niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda. Ingatlah ketika kamu mengatakan kepada orang-orang Mukmin, apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit). Dan Allah tidak menja¬dikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi kemenanganmu dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Untuk membinasakan golongan orang-orang kafir, atau untuk menjadikan mereka itu hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa.” (QS. Ali Imran: 123 - 127)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu turunlah pula ayat yang berisi teguran buat Nabi saw. atas keputusannya membe¬baskan tawanan-tawanan perang dengan rnensyarat¬kan tebusan, yaitu, “Tidak patut bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawi, sedang Allah menghendaki (pahala) akhirat. Dan Allah Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena tebusan yang kamu ambil. Maka makanlah sebagian harta rampasan perang, dan Allah Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Anfal:67-69)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;ABgroup Corporate&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.Poeti-Collection.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; , &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.asikin-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.Asikin-Collection.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-3498426609015610116?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/07/peperangan-di-masa-rasulullah-bagian-1.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_mE8mAB1-yT8/SG75eANXKUI/AAAAAAAABSI/xJLkK56Ne_s/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-4460473268468545311</guid><pubDate>Sat, 05 Jul 2008 04:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-05T11:27:26.805+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kebesaran Allah</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Nasihat</category><title>Yakin Akan Datangnya Pertolongan Allah</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_mE8mAB1-yT8/SG73O9H_k4I/AAAAAAAABSA/dtu1o1WYLU4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219380854467302274" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_mE8mAB1-yT8/SG73O9H_k4I/AAAAAAAABSA/dtu1o1WYLU4/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;''Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Sehingga, Allahlah yang harus memberi rezeki kepadanya dan kepadamu, Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'' (QS Al Angkabut [29]: 60). &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betulkah ekonomi yang tak menentu sekarang ini yang menyebabkan 'penyakit' panik sangat mudah menyerang bangsa kita? Barangkali tidak, jika kita menyelam ke inti persoalannya, bahwa bukan semata-mata krisis ekonomi, melainkan kita umumnya tidak memiliki keyakinan. Karena tidak optimistis, kita menjadi gamang, marah, takut, dan khawatir yang berlebihan. Selanjutnya, tidak adanya keyakinan itu kadang mendorong kita nekat bertindak yang tak terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa keyakinan, manusia tak bisa hidup. Akan terus diselimuti keragu-raguan yang mematikan. Keraguan itu menjadi sebab dari ketidaktenangan hidup dan perasaan tidak aman. Maka, kita harus yakin bahwa kita hidup di dunia ini bukan kemauan kita sendiri. Bukan karena kemauan orang tua. Juga tidak atas usulan siapa pun juga. Kita lahir dan hidup di dunia ini karena kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lahir dan hidup atas kehendak-Nya, maka Dialah yang akan mengurus kita. Jika Allah telah menciptakan kita, maka Dia tentu yang memelihara kita. Keyakinan ini harus ditanamkan pada diri kita, agar tidak takut menghadapi kesulitan hidup. Bukankah kehidupan itu sendiri merupakan bagian dari ciptaan Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun hebatnya krisis, tak perlu takut dan khawatir kekurangan rezeki Allah. Yang menjamin rezeki kita selama ini bukan manusia atau negara. Melainkan Allah SWT yang Maha Pengasih dan Penyayang. Kepada-Nya kita meminta dan mohon bantuan serta perlindungan-Nya. Jika suatu persoalan diselesaikan dengan emosi, hasilnya pasti merugikan masyarakat dan diri sendiri. Bila kini kita diuji dengan krisis ekonomi, maka dengan modal keyakinan kita gerakkan seluruh potensi yang kita miliki untuk mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang diperlukan sedikit kesabaran, di samping kerja keras dari semua komponen di negeri ini. Jaga kesatuan dan persatuan, dengan itu kita bisa maju. Sebaliknya, jika kita terpecah dan saling menyalahkan kehancuran akan datang. ''Bersatu (jamaah) akan mendapatkan rahmat, dan berpecah belah mendapatkan bencana (azab).'' (HR Ahmad). Dan, siapa yang akan menyanggah janji Allah bahwa dia menjamin akan mengangkat setiap problem kita? ''Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.'' (QS Al Insyirah [94]: 5-6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat tersebut diulang sampai dua kali secara berturut-turut, yang maksudnya untuk menyakinkan kita bahwa bersama kesulitan itu ada solusi yang terbaik. Masihkan kita tidak yakin, masihkan kita gamang melihat hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(A Zaenal Muttaqien )&lt;br /&gt;Republika&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;ABgroup Corporate&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.Poeti-Collection.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; , &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.asikin-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;http://www.Asikin-Collection.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;/center&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-4460473268468545311?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/07/yakin-akan-datangnya-pertolongan-allah.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_mE8mAB1-yT8/SG73O9H_k4I/AAAAAAAABSA/dtu1o1WYLU4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-3561285253107598767</guid><pubDate>Sat, 24 May 2008 01:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-24T08:40:59.533+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Renungan</category><title>Menyikapi Peristiwa</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203752577449357186" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SDdxZgXkb4I/AAAAAAAAA_4/MYe3H_Uw67k/s320/images.jpg" border="0" /&gt;Katakanlah, ''Siapakah yang dapat melindungi kamu dari takdir Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?'' Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh pelindung dan penolong selain Allah.'' (QS Al-Ahzab [33]: 17).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap peristiwa yang terjadi di muka bumi ini, entah itu bencana maupun rahmat, disikapi dengan berbeda-beda antara orang satu dan lainnya. Banyak yang mengeluh, tapi tak kurang juga yang bersyukur. Paling tidak ada tiga sikap yang selayaknya dijalani, bukan sebagian, tapi semuanya. Pertama, mempercayai bahwa apa yang terjadi adalah takdir Allah. Ketika hal ini yang kita lakukan, semestinya tidak ada lagi keluhan dan protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekaligus mengukuhkan keimanan dengan percaya pada qada dan qadar. Takdir Allah adalah apa yang terjadi terhadap tiap-tiap manusia yang telah ditulis di Lauhul Mahfudz. Sikap mempercayai kejadian sebagai takdir dari Allah SWT, sebaiknya diteruskan dengan sikap kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakni, mengambil hikmah kejadian. Allah SAW bersabda, ''Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah pula sama orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil hikmah (pelajaran).'' (QS Al-Mu'min [40]: 58).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kejadian, selain takdir, pasti mempunyai hikmah. Ketika kita kalah dalam kompetisi sebuah jabatan, misalnya, selain takdir, kita harus bisa mengambil hikmah dari semuanya. Ketika kalah, kita bisa lebih mengingat Allah SWT. Ketika kalah, sesungguhnya kita diselamatkan Allah dari banyak masalah yang bakal kita terima ketika menang. Sungguh Allah telah menyiapkan berbagai hikmah kehidupan, bagi orang-orang yang berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, melakukan pembelajaran. Sebagai makhluk Allah yang paling sempurna, kita bisa mengevaluasi apakah 'strategi' hidup kita sudah benar? Seluruh pertanyaan tersebut harus dijawab dengan jujur untuk pembelajaran dan perubahan. Bukankah Allah telah berjanji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''.... Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'' (QS Ar-Ra'd [13]:11). Wallahu a'lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Oleh : Abu Daffa&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Republika &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;ABgroup Corporate&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;http://www.Poeti-Collection.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a http://www.addthis.com/bookmark.php?pub="jasmineku&amp;amp;url=" expr:href="" &amp;amp;title=" + data:post.title" target="_blank" title="Bookmark using any bookmark manager!"&gt;&lt;img width="125" style="border: 0px; padding: 0px" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" height="16"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt; &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-3561285253107598767?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/05/menyikapi-peristiwa.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SDdxZgXkb4I/AAAAAAAAA_4/MYe3H_Uw67k/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-6268948190813258118</guid><pubDate>Tue, 20 May 2008 12:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-24T08:29:48.616+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mengingat Kematian</category><title>Alam Kubur, Alam ke-5 dari 14 Alam Yang Akan Kita Lewati</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SDLA8asbz2I/AAAAAAAAA_w/Doc-uv8loBQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202432663756722018" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SDLA8asbz2I/AAAAAAAAA_w/Doc-uv8loBQ/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Manusia adalah makhluk Allah swt. yang diciptakan dari tanah (at-turab) dan ruh. Allah swt. membekalinya dengan hati, akal, dan jasad sehingga manusia memiliki tekad (al-‘azmu), ilmu dan amal. Dengan berbekal ketiganya manusia &lt;span class="fullpost"&gt;diberi amanah oleh Allah swt., sebuah amanah yang makhluk-makhluk lain yang jauh lebih besar dari manusia, seperti langit, bumi dan gunung-gunung, menolak untuk menerimanya (Al-Ahzab: 72). Amanah yang diterima manusia berupa ibadah (Adz-Dzariyat: 56) yang merupakan tujuan penciptaannya dan khilafah (Al-Baqarah: 30) yang merupakan fungsi manusia di dunia. Kedua amanah ini kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di hari akhir.&lt;br /&gt;Sesungguhnya manusia hidup bukan hanya di dunia saja, tetapi telah menjalani kehidupan lain sebelum ke dunia dan akan menjalani kehidupan lainnya lagi setelah di dunia. Itulah tahapan-tahapan kehidupan manusia. Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati(1), lalu Allah menghidupkan kamu(2), kemudian kamu dimatikan(3) dan dihidupkan-Nya kembali(4), kemudian kepada-Nya-lah kamu(5).” (Al-Baqarah: 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar penjelasan ayat di atas menggambarkan 5 proses hidup mati berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kamu kafir kepada Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. padahal kamu tadinya mati ----- Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. lalu Allah menghidupkan kamu ---- Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. kemudian kamu dimatikan ----- Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. dan dihidupkan-Nya kembali ----- Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan ----- Dikembalikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara lebih rinci, seluruh tahapan alam kehidupan yang telah dan akan dialami manusia terdiri dari 14 (empat belas) tahapan alam, dari alam ruh hingga surga atau neraka. Sebelas alam diantaranya adalah alam setelah manusia mati.&lt;br /&gt;Sungguh perjalanan yang sangat panjang menuju surga atau neraka !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini berbagai macam alam yang terkandung dalam surat al-Baqarah 28 :&lt;br /&gt;(alam antara dalam penjelasan ini maksudnya adalah alam perantara sebelum kita memasuki alam utama berikutnya yang lebih menentukan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat : "...padahal kamu tadinya mati..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-satu : ALAM ROH /ALAM ARWAH&lt;br /&gt;yakni alam (utama) dimana Awal manusia diciptakan dan tidak ada satupun manusia mengetahuinya karena bagi Allah swt. tidak ada batas Ruang/Waktu dan Tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat : ...lalu Allah menghidupkan kamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-dua : ALAM RAHIM&lt;br /&gt;yakni alam (antara) dimana manusia tercipta melalui suatu proses pembenihan di dalam Rahim/ kandungan yang lamanya sudah ditentukan 9 bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-tiga : ALAM DUNIA&lt;br /&gt;yakni alam (utama) yang berisi ujian sebagaimana yang kita sedang alami bersama sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat : ... kemudian kamu dimatikan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-empat : ALAM SAKARATUL MAUT&lt;br /&gt;yakni alam (antara) pada saat roh manusia dicabut oleh Allah swt yakni alam antara Dunia menuju alam kubur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-lima : ALAM KUBUR atau ALAM BARZAH,&lt;br /&gt;yakni alam (utama) di mana manusia akan memperolah Siksa atau Nikmat kubur tergantung perbuatannya selama hidupnya di dunia sambil menunggu datangnya hari kiamat. Dan bagi yang memperoleh nikmat kubur, mereka para ahlul kubur seperti tidur saja layaknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat : ... dan dihidupkan-Nya kembali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Keenam : KIAMAT atau disebut AKHIR ZAMAN atau Yaumul Qiyamah&lt;br /&gt;yakni alam (antara) dimana Allah swt memusnahkan Bumi - mahluk hidup beserta seluruh isinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-tujuh: KEBANGKITAN&lt;br /&gt;yakni alam (antara) saat manusia dihidupkan kembali untuk menuju padang masyhar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-delapan : ALAM MASYHAR&lt;br /&gt;yakni alam dimana Manusia dibangkitkan kembali dari Alam Kubur oleh Allah swt serta berkumpul di Padang Masyhar dan masing masing manusia tidak mengenal satu sama lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat : ... kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-sembilan: BALASAN&lt;br /&gt;Alam Ke-sepuluh: DIHADAPKAN KEPADA ALLAH DAN PERHITUNGAN&lt;br /&gt;Alam Ke-sebelas: KOLAM&lt;br /&gt;Alam Ke-duabelas: TIMBANGAN&lt;br /&gt;Alam Ke-tigabelas: JALAN&lt;br /&gt;(alam ke-sembilan hingga ke-tigabelas merupakan alam antara sebelum ke alam terakhir, yaitu sorga atau neraka))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Ke-empatbelas : SORGA DAN NERAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) ALAM SORGA: alam kenikmatan bagi manusia yang selamat setelah dihisab oleh Allah swt.&lt;br /&gt;b) ALAM NERAKA: alam kesengsaraan/siksaan bagi manusia yang tidak selamat setelah dihisab oleh Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Kubur (Al-Barzakh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam kubur disebut juga alam barzakh (dinding), karena kubur adalah dinding yang memisahkan antara dunia dan akhirat. Di dalam Al-Qur’an kata “barzakh” disebut di tiga ayat, yaitu Al-Mu’minuun: 100, Al-Furqaan: 53, dan Ar-Rahmaan: 20. Barzakh yang bermakna kubur terdapat pada surat Al-Mu’minuun: 100. Allah swt. berfirman, “Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.” Sedangkan surat Al-Qurqaan: 53 dan Ar-Rahmaan: 20 berkaitan dengan dinding pemisah antara dua lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. banyak menyebutkan tentang kubur di dalam Al-Qur’an baik secara eksplisit maupun implisit, begitu pula Rasulullah saw. di dalam haditsnya yang mulia. Firman Allah swt. tentang alam kubur:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (Al-Hajj: 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidak sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.” (Faathir: 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa.” (Al-Mumtahanah: 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala.” (70:43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur.” (’Abasa: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur.” (Al-’Aadiyat: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sampai kamu masuk ke dalam kubur.” (At-Takaatsur: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja.” (Al-Israa’: 52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah sekali-kali kamu menshalati (jenazah) seseorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendo’akan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik.” (At-Taubah: 84)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.” (Al-Mu’minuun: 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berkatalah orang-orang yang kafir: “Apakah setelah kita menjadi tanah dan (begitu pula) bapak-bapak kita; apakah sesungguhnya kita akan dikeluarkan (dari kubur)?” (An-Naml: 67)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (az-Zukhruuf: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Apabila seseorang dari kamu berada dalam keadaan tasyahhud, maka hendaklah dia memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara dengan berdoa: yang bermaksud: Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon perlindungan kepadaMu dari siksaan Neraka Jahannam, dari siksa Kubur, dari fitnah semasa hidup dan selepas mati serta dari kejahatan fitnah Dajjal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Lu’lu’ wal Marjan hadits no. 1822 - 1826 disebutkan sabda Nabi saw., “Sesungguhnya seorang jika mati, diperlihatkan kepadanya tempatnya tiap pagi dan sore. Jika ahli surga, maka diperlihatkan surga, dan bila ia ahli nereka (maka diperlihatkan neraka). Maka diberitahu: Itulah tempatmu kelak jika Allah membangkitkanmu di hari kiamat.” (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi saw. keluar ketika matahari hampir terbenam, lalu beliau mendengar suara, maka bersabda: Orang Yahudi sedang disiksa dalam kuburnya.” (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya seorang hamba jika diletakkan dalam kuburnya dan ditinggal oleh kawan-kawannya, maka didatangi dua malaikat, lalu mendudukannya keduanya dan menanyakan: Apakah pendapatmu terhadap orang itu (Muhammad saw.)? Adapun orang beriman maka menjawab, ‘Aku bersaksi bahwa dia hamba Allah dan utusanNya.’ Lalu diberitahu: Lihatlah tempatmu di api neraka, Allah telah mengganti untukmu tempat di sorga, lalu dapat melihat keduanya.” (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seorang mukmin jika didudukkan dalam kuburnya, didatangi dua malaikat, kemudian dia mengucapkan, ‘Asyhadu an laa ilaaha illallah wa anna Muhammadan Rasulullah’ maka itulah arti firman Allah, ‘Allah akan menetapkan orang yang beriman dengan kalimat yang kokoh (Ibrahim: 27)’.” (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika selesai Perang Badr, Nabi saw. menyuruh supaya melemparkan dua puluh empat tokoh Quraisy dalam satu sumur di Badr yang sudah rusak. Dan biasanya Nabi saw. jika menang pada suatu kaum maka tinggal di lapangan selama tiga hari, dan pada hari ketiga seusai Perang Badr itu, Nabi saw. menyuruh mempersiapkan kendaraannya, dan ketika sudah selesai beliau berjalan dan diikuti oleh sahabatnya, yang mengira Nabi akan berhajat. Tiba-tiba beliau berdiri di tepi sumur lalu memanggil nama-nama tokoh-tokoh Quraisy itu: Ya Fulan bin Fulan, ya Fulan bin Fulan, apakah kalian suka sekiranya kalian taat kepada Allah dan Rasulullah, sebab kami telah merasakan apa yang dijanjikan Tuhan kami itu benar, apakah kalian juga merasakan apa yang dijanjikan Tuhanmu itu benar? Maka Nabi ditegur oleh Umar: Ya Rasulallah, mengapakah engkau bicara dengan jasad yang tidak bernyawa? Jawab Nabi: Demi Allah yang jiwaku di TanganNya, kalian tidak lebih mendengar terhadap suaraku ini dari mereka.” (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sumber : tim dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;ABgroup Corporate&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;http://www.Poeti-Collection.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-6268948190813258118?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/05/alam-kubur-alam-ke-5-dari-14-alam-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/SDLA8asbz2I/AAAAAAAAA_w/Doc-uv8loBQ/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-6947736770011978260</guid><pubDate>Wed, 02 Apr 2008 08:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-02T16:15:07.431+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Wanita</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Pernikahan</category><title>Tentang Istri Solihah</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_NNmOtAb3I/AAAAAAAAA9E/yLKkg-b4kUk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184572915210809202" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_NNmOtAb3I/AAAAAAAAA9E/yLKkg-b4kUk/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sifat istri shalihah lainnya bisa kita rinci berikut ini berdasarkan dalil-dalil yang disebutkan setelahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya.&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِى إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوقُ غَضْمًا حَتَّى تَرْضَى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid radhiallahu ‘anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami).” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَلاَ تَفْعَلُوا، فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِثْلُ الشَّيْطَانِ لَقِيَ شَيْطَانَةً فِي طَرِيْقٍ فَغَشِيَهَا وَالنَّاسُ يَنْظُرُوْنَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Adabuz Zafaf (hal. 63) menyatakan ada syawahid (pendukung) yang menjadikan hadits ini shahih atau paling sedikit hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta‘ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ لِزَوْجِهَا وَهِيَ لاَ تَسْتَغْنِي عَنْهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa. Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 289)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar‘i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا مِنْ رَجُلٍ يَدْعُو امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَتَأْبَى عَلَيْهِ إِلاَّ كَانَ الَّذِي فِي السَّمَاءِ سَاخِطًا عَلَيْهَا حَتَّى يَرْضَى عَنْهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (HR. Muslim no.1436)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا بَاتَتِ الْمَرْأَةُ مُهَاجِرَةً فِرَاشَ زَوْجِهَا لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تَرْجِعَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila seorang istri bermalam dalam keadaan meninggalkan tempat tidur suaminya, niscaya para malaikat melaknatnya sampai ia kembali (ke suaminya).” (HR. Al-Bukhari no. 5194 dan Muslim no. 1436)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian yang dapat kami sebutkan dari keutamaan dan sifat-sifat istri shalihah, mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi taufik kepada kita agar dapat menjadi wanita yang shalihah, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;asysyariah.com&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.poeti-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-6947736770011978260?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/04/tentang-istri-solihah.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_NNmOtAb3I/AAAAAAAAA9E/yLKkg-b4kUk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-5486463531297390642</guid><pubDate>Wed, 02 Apr 2008 08:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-02T15:49:21.404+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mutiara Kisah</category><title>Keutamaan Berdzikir, Berdo’a dan Bertaubat</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_NHBOtAb2I/AAAAAAAAA84/KY54U9CKZC0/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184565682485882722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_NHBOtAb2I/AAAAAAAAA84/KY54U9CKZC0/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu saat, selepas shalat, Rasulullah Saw berbagi sapa dan berbincang bincang dengan para sahabat tentang pelbagai hal. Dalam perbincangan itu, Rasulullah menyampaikan keutamaan majelis dzikir, do’a dan permohonan ampun kepada Allah Swt. Selain itu, beliau juga menekankan bahwa Allah Swt &lt;span class="fullpost"&gt;boleh jadi mengabulkan do’a seorang hamba, menghindarkannya dari bencana yang belum turun, menyimpan pahala do’anya di akhirat atau menghapusnya dosa-dosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau pun berceramah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah Swt memiliki beberapa malaikat yang terus menerus berkeliling mencari majelis dzikir. Ketika menemukan majelis dzikir, mereka terus duduk di situ dengan menyelimutkan sayap sesama mereka hingga memenuhi ruang antara mereka dan langit yang paling bawah.&lt;br /&gt;Ketika majelis itu usai, mereka bubar dan kemudian naik kelangit. Ketika berada dilangit, mereka ditanya oleh Allah Swt. Yang sebenarnya lebih tahu ketimbang mereka, “Kalian datang dari mana? !”&lt;br /&gt;“Kami datang dari sisi para hamba-Mu di bumi yang mensucikan-Mu, mengagungkan-Mu, mengesakan-Mu, memuji-Mu, dan memohon kepada-Mu!” jawab mereka.&lt;br /&gt;“Apa yang mereka minta?” tanya Allah Swt.&lt;br /&gt;“Mereka memohon surga-Mu, “jawab mereka penuh takzim.&lt;br /&gt;“Apakah mereka pernah melihat surga-Ku?” tanya Allah swt lebih jauh&lt;br /&gt;“Tidak, wahai Tuhan,” jawab para malaikat dengan takzim.&lt;br /&gt;“Betapa seandainya mereka melihat surga-Ku?” kata Allah Swt.&lt;br /&gt;“Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu, “ucap mereka tetap takzim.&lt;br /&gt;“Dari apa mereka memohon perlindungan kepada-Ku?” tanya Allah Swt lagi.&lt;br /&gt;“Dari Neraka-Mu, wahai Tuhan,” Jawab mereka terus dengan takzim.&lt;br /&gt;“Apakah mereka melihat Neraka-Ku ?” tanya Allah Swt sekali lagi.&lt;br /&gt;“Tidak“ jawab mereka serempak.&lt;br /&gt;“Betapa seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku,” kata Allah Swt.&lt;br /&gt;“Mereka juga memohon Ampunan kepada-Mu, wahai Tuhan,” ucap mereka tetap dengan takzim.&lt;br /&gt;“Aku telah mengampuni mereka, memberikan apa yang mereka mohon, dan melindungi mereka dari neraka,“ jawab Allah SWT.&lt;br /&gt;“Wahai Tuhan, tapi dalam majelis mereka ada seseorang yang berdosa yang hanya kebetulan lewat lantas duduk bersama mereka,” lapor mereka.&lt;br /&gt;“Dia juga Kami ampuni. Sebab, orang yang mau duduk bersama mereka tidak celaka !” jawab Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber : buku “Mutiara Akhlak Rasulullah SAW” , penulis : Ahmad Rofi’ Usmani&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.poeti-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-5486463531297390642?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/04/keutamaan-berdzikir-berdoa-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_NHBOtAb2I/AAAAAAAAA84/KY54U9CKZC0/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-6799657973596415215</guid><pubDate>Wed, 02 Apr 2008 04:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-02T11:23:06.425+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Wanita</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Pernikahan</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Ibu dan Anak</category><title>Istriku Tidak Seperti yang Ku Dambakan</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_MJYOtAb1I/AAAAAAAAA8w/K36ksAl3h74/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184497907901951826" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_MJYOtAb1I/AAAAAAAAA8w/K36ksAl3h74/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk para pemuda yang akan menikah, untuk para suami yang telah mendapatkan pasangan hidupnya. Kisah ini layak dan perlu untuk ditelaah. Mungkin kau telah membayangkan dengan berbagai juta pesona yang akan &lt;span class="fullpost"&gt;kau dapati dari calon pendampingmu.Terukir indah dalam mimpimu setiap malam, dan ketika kau terjaga tampaklah senyum merekah dari bibirmu,… betapa tak sabar hatimu ingin meraihnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun, setelah kau bersamanya dan ia ada disisimu begitu dekat dengan dirimu. Matamu, jiwamu dan hatimu selalu bersamanya setiap waktu tiba-tiba kau merasa kecewa, kau temui ia tidak seperti yang kau dambakan, tidak seperti yang kau inginkan. Ibarat menelan pil pahit ingin segera kau muntahkan dari mulutmu tapi rasa pahit itu terlanjur menyerang di kerongkonganmu.Sulit untuk kau hilangkan dari lidahmu. Wahai para suami apa yang ingin kau lakukan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terbetik dalam hatimu untuk berpisah darinya maka tunggu dulu hingga kau membaca kisah ini, semoga kau bisa mengambil manfaat darinya dan semoga hatimu sedikit luruh melunak karenanya. Inilah kisahnya saudaraku, simaklah dengan baik-baik :&lt;br /&gt;Ibnu Al-Jauzy mengatakan: “Ada satu riwayat yang dinisbahkan kepada Usman ibn Al-Nisabury: Pekerjaan apa yang ditangguhkan untukmu? Dia mengatakan ; Saya dalam memberikan kasih sayang, hingga keluargaku berupaya untuk menikahkanku, tapi aku tidak mau. Kemudian seorang wanita datang kepadaku lalu mengatakan : Wahai Abu Usman aku mencintaimu, demi Tuhan! Aku mohon padamu untuk menikahi aku. Kemudian aku menghadirkan bapaknya-orang yang tak punya- dan menikahkannya denganku, dengan demikian dia merasa girang dan gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika wanita itu masuk menghadapku, ternyata matanya buta sebelah, memiliki cacat, tidak cantik. Karena cintanya padaku ia melarangku untuk keluar, lalu aku duduk demi menjaga kegusarannya, dan aku tidak menampakkan kebencian sama sekali, seolah-olah aku menyingkirkan segala ketidak sukaan. Aku lakukan itu selama 15 tahun hingga ia wafat. Aku tidak memiliki apapun dari pekerjaanku kecuali aku menangguhkannya, demi untuk memelihara kegusaran hatinya. (Saidul khatir, 635-636)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim mengatakan : “Dikatakan: Ada seseorang menikahi seorang wanita. Ketika masuk ia mendapati pada anggota tubuhnya cacar. Dia mengatakan: Aku menutupi kedua mataku, lalu aku katakan : Aku buta, setelah 20 tahun wanita itu wafat dan dia tidak mengetahui bahwa aku tidak buta. Kemudian dia ditanya mengapa demikian: Dia menjawab aku tidak ingin pandanganku menyedihkannya karena ada aib yang dimilikinya yaitu cacar” (Madarijus Salikin 2/326)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian simaklah kisah lainnya berikut ini:&lt;br /&gt;Syaikh Dr. Muhammad ibn Luthfy as-Shabbagh mengatakan: Seorang kawan berbicara padaku bahwa gurunya menyimpan rahasia dengan suatu kenyataan yang terjadi dalam kehidupannya, dia mengatakan: Sesungguhnya aku telah menikahi istriku ini selama 40 tahun. Aku tidak pernah melihat satu halpun yang menggembirakan. Sejak hari pertama mempergaulinya, aku tahu dia cocok denganku dalam suatu hal, tapi dia adalah putri pamanku, dan aku yakin tidak ada seorangpun yang mau menanggungnya, aku tetap bersabar dengan penuh perhitungan. Allah subhanahu wata’ala mengaruniakanku beberapa putra yang baik dan shalih, dan memberiku pertolongan padanya untuk menjauhinya dengan menulis berbagai karangan. Dari karangan-karangan itulah aku berharap sumbangsih dalam ilmu pengetahuan dan sedekah jariyah yang mengalir. Dengan demikian, hubunganku yang kurang baik dengan istriku dapat menciptakan hubungan sosial yang produktif dan membangun. Keadaan ini mungkin tidak akan pernah terwujud seandainya aku menikah lagi dengan wanita lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau mengatakan lagi: Seorang kawan yang lain mengajak aku ngobrol, dia mengatakan: Sejak hari-hari pertama aku menikah dengan istriku, aku benar-benar tidak punya keinginan dan tidak ada rasa cinta sama sekali, tetapi aku telah berjanji kepada Allah untuk bersabar atas masalah ini, tidak menyakitinya, dan aku rela dengan pemberian-Nya ini. Selama pernikahan ini, aku dianugerahi harta yang banyak, dikaruniai beberapa putra, kedamaian dan ketentraman. (nadzarat fil usrah al-muslimah, 196)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pendapatmu setelah membaca kisah diatas?. Segala keputusan ada ditanganmu, wahai para suami,….Sungguh aku tidak ingin mencampuri kehidupan rumah tanggamu. Sebagai saudara seiman hanyalah sebuah nasehat yang ingin ku berikan kepadamu, Renungkanlah firman-Nya:&lt;br /&gt;“Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (AN-Nisaa ;19) dan juga hadits berikut ini semoga hatimu terbuka olehnya:&lt;br /&gt;“Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah. Kalaupun dia tidak menyukai suatu akhlaknya yang buruk, mungkin di sisi lain ada akhlaknya yang dia senangi” (HR. Muslim no.845). Wallahu’alam bish-shawwab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Triarianto - myQ Newbie - Sydney, Juni 2005&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber Rujukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ringkasan Shahih Muslim, Pustaka Amani, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kesalahan-kesalahan Suami, (lihat hal:114-116) Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd, Pustaka Progresif,Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.poeti-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-6799657973596415215?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/04/istriku-tidak-seperti-yang-ku-dambakan.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_MJYOtAb1I/AAAAAAAAA8w/K36ksAl3h74/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-2191059745448744150</guid><pubDate>Wed, 02 Apr 2008 03:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-02T11:08:30.943+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mengingat Kematian</category><title>Rahasia Kematian dan Kehidupan</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_MFtutAb0I/AAAAAAAAA8o/wtA-YPivNBw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184493879222628162" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_MFtutAb0I/AAAAAAAAA8o/wtA-YPivNBw/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kematian adalah perjalanan yang pasti dilalui oleh semua manusia. Mereka tidak bisa menghindarinya. Allah swt berfirman: “&lt;br /&gt;Tiap-tiap yang berjiwa pasti mati…” (QS 3:185).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan yang pasti dilalui itu mengisyaratkan kepada kita bahwa diri kita diselimuti berbagai rahasia dan misteri. Sampai hari ini, ilmu pengetahuan belum dapat memahami esensi kehidupan dan kematian.&lt;br /&gt;Allah swt menisbatkan mati dan hidup kepada Diri-Nya dalam berbagai ayat Al-Quran Al-Karim:&lt;br /&gt;“Yang menjadikan mati dan hidup…” (QS 67:2).&lt;br /&gt;“Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan…” (QS 40:68).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu pengetahuan sampai saat ini belum dapat membedakan secara akurat antara sel-sel hidup dan sel-sel mati. Sel-sel hidup membangkitkan kegiatan kehidupan, sedangkan sel-sel kematian tidak mampu membangkitkannya; tetapi secara lahiriah perbedaan itu tidak dapat diketahui sebabnya. Padahal sebenarnya kedua jenis sel itu sama materi dan strukturnya. Keduanya terdiri atas kalsium, ferum, dan hidrogen. Hanya saja sel-sel hidup mampu membangkitkan kegiatan yang dahsyat yang tidak mampu dilakukan oleh sel-sel mati. Sel-sel hidup itu pun tidak akan mati sampai terhentinya kegiatan kehidupan yang didukungnya. Anehnya, ketika kehidupan terhenti sel-sel itu juga tidak berkurang strukturnya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar Iththila’at di Iran, edisi 10160, pernah menulis tentang komentar pertemuan ilmiah yang diadakan untuk mengkaji seputar masalah tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah seribu tahun yang akan datang, manusia akan dapat mengungkapkan misteri kehidupan, tetapi bukan berarti bahwa manusia akan dapat menciptakan lalat, serangga, ataupun sel-sel hidup. Objek kajian seperti itu ditegaskan oleh para ilmuwan pada seminar dengan topik Darwin. Pada akhir seminar itu, seorang profesor dari Amerika, Hans, mengumumkan bahwa pada seribu tahun yang akan datang, para ilmuwan akan dapat mencurahkan perhatiannya untuk mengungkap misteri kehidupan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ungkapan tersebut dapat dipahami bahwa persoalan mati dan hidup berada di luar kekuasaan manusia. Setiap manusia pasti mati pada suatu saat nanti. Yang bisa dilakukan oleh ilmu pengetahuan hanyalah menjauhkan sebagian sebab-sebab kematian dari manusia. Misalnya, penemuan berbagai bakteri penyakit, serum yang dapat menjaga dan menolak penyakit, perkembangan ilmu kedokteran dan ilmu bedah, serta pembasmian penyakit menular dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga upaya-upaya yang bagus untuk menghilangkan ketuaan pada diri seseorang dan memanjangkan umur manusia sebatas yang bisa dilakukan. Sayangnya, setiap kajian yang dilakukan untuk memperpanjang umur manusia hanya berkisar pada pencegahan penyakit dan pengobatannya, baik yang menyangkut penyakit saraf maupun penyakit jiwa. Akan tetapi, semua kajian itu sama sekali tidak dapat mengusik-usik pengaruh perilaku manusia terhadap panjang umurnya, atau pengaruh dosa terhadap berkurangnya umur. Semua itu kembali kepada perilaku ilmu pengetahuan itu sendiri yang membatasi dirinya hanya pada tabung-tabung penelitian, kajian sebab-akibat yang sifatnya material, dan mengabaikan semua hal yang tidak masuk ke dalam kerangka inderawi dan percobaan yang berdasarkan sebab-akibat tersebut. Akibat kerangka pemikiran yang sempit itu, hubungan sebab-akibat yang non-material tidak dapat dipahami dan tidak masuk akal. Misalnya, hubungan antara kebohongan dan memutuskan silaturahim dengan berkurangnya umur. Begitu pula hubungan antara kejujuran dan silaturahim dengan panjangnya umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan sebab-akibat seperti itu tidak mungkin masuk dalam kerangka uji-coba penelitian material, karena hubungan tersebut berkaitan dengan hal-hal gaib yang disampaikan kepada kita melalui hadis-hadis yang bersumber dari wahyu Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut disebutkan juga di sini bahwa para ilmuwan mengakui kesempitan jangkauan ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari kerangka inderawi dan percobaan sebab-akibat material. Mereka menyatakan bahwa dunia yang mereka ketahui melalui indera dan percobaan berdasarkan sebab-akibat materialistik adalah kecil, bahkan sangat kecil dibandingkan dengan alam lain yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Sayangnya esensi alam itu belum bisa dijangkau oleh berbagai uji coba tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maurice Materlink, seorang ilmuwan Eropa, yang dikatakan sebagai Socrates-nya zaman modern ini walaupun nilainya masih jauh di bawah Socrates sendiri, ia mengatakan: “Saya ingin mengulangi perkataan saya lagi bahwasanya saya tidak mengetahui sesuatu pun. Saya ulangi sekali lagi bahwa tidak ada seorang pun yang mengetahui sesuatu. Jika ada seseorang yang mengetahui sesuatu pasti dia akan memberitahukannya kepada manusia yang lain, dan semua orang pasti mengetahui dirinya serta memahami rahasia penciptaan alam ini. Dari sini dapat kita pahami bahwa rahasia penciptaan, rahasia-rahasia alam semesta dan akhirnya, hanyalah Tnerupakan hasil rekaan yang terbersit dalam benak kita. Atas dasar itu, kita membangun teori-teori yang berkaitan dengan masalah tersebut, di mana teori-teori tersebut akan terus dipakai selama belum diketahui adanya kekurangan dalam teori itu. Apa yang saya katakan tentang persoalan ini pun adalah hasil pemikiran saya sendiri dan saya pun tidak mengklaim bahwa yang saya katakan adalah benar. Jika ada seseorang di dunia ini yang mengakui kebenaran perkataannya mengenai rahasia penciptaan alam ini, maka kita perlu melihat sejauh mana kebenaran pengakuannya.” (Dunya Dekar, hlm 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arbery, seorang ilmuwan Inggris, mengatakan:&lt;br /&gt;“Pengetahuan kita bagaikan setetes air dan ketidaktahuan kita bagaikan samuderanya. Setiap kali tetes air itu membesar, maka setiap kali itu pula samudera akan semakin membesar. Boleh jadi generasi-generasi terdahulu telah mengalami kemajuan dalam dunia ilmu pengetahuan dan bisa menyingkap rahasia-rahasia alam ini yang barn, akan tetapi sangat menyedihkan, bahwa kita sekarang ini mesti mengakui keticlaktahuan kita mengenai rahasia wujud ini, misteri kehidupan dan kematian, filsafat penciptaan, dan lain-lain. Begitu pula misteri yang belum terungkap oleh ilmu pengetahuan sekarang ini.&lt;br /&gt;Mengapa kita semakin jauh? Sekarang ini, kita tidak mengetahui siapa diri kita sendiri, dan tidak mengetahui keterkaitan antara diri kita dengan alam semesta. Tidak ada yang mengetahui dari mana kita datang clan hendak ke mana kita pergi setelah kita mati. Me¬mang kita tidak mengetahui apa-apa dan terpaksa meletakkan tanda tanya besar di hadapan semua itu…” (Dar Jistajwi Khusybakhte, hlm 221)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan terkenal, Plamarbon mengatakan:&lt;br /&gt;“Saya melihat dan berpikir, tetapi apa yang disebut dengan aktivitas berpikir? Tidak seorang pun dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Saya berjalan, dan apakah sebenarnya hakikat perbuatan otot-otot ini? Tidak seorang pun dapat mengetahuinya. Kehendakku adalah kekuatan, tetapi kekuatan yang immaterial. Bahkan semua keistimewaanku yang bersifat ruhani adalah immaterial. Aku dapat mengangkat tanganku kapan pun kuinginkan. Keinginanku itu dapat menggerakkan sisi materi dari bagian tubuh saya. Lalu apakah hakikat peristiwa ini? Lalu apakah yang menjadi perantara antara kekuatan immaterial dan gerakan tubuh yang material ini?&lt;br /&gt;Tidak seorang pun dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Katakanlah kepada saya: “Bagaimanakah caranya saraf-saraf penglihatan memindahkan gambar dari luar ke pikiran? Lalu apakah hakikat pikiran itu? Bagaimana hasil itu dapat dicapai? Dan di mana tempatnya? Lalu bagaimanakah cara kerja otak kita? Saya dapat melontarkan pertanyaan seperti itu sampai sepuluh tahun yang akan datang. Tetapi tidak seorang ilmuwan pun yang sanggup memberikan jawaban memuaskan atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.” (Irthibath Insan va Jahan, hlm. 20-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oliver Lag, seorang ilmuwan Barat terkenal, mengatakan:&lt;br /&gt;“Apa yang kita ketahui sungguh sangat sedikit sekali dibandingkan dengan apa yang tidak kita ketahui. Sebagian ilmuwan mengulang-ulang ungkapan tersebut tanpa keyakinan, tetapi saya mengatakannya penuh keyakinan dan keimanan.” (Irthibath Insan va Jahan, hlm 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak lagi pengakuan-pengakuan lain mengenai kekurangan ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia. Kita menganggap cukup untuk mengutip pernyataan dari para ilmuwan Barat. Kita kutipkan di sini pernyataan dari ilmuwan Timur, Abu Ali ibn Sina yang banyak mengucapkan kata-kata ini menjelang ajalnya:&lt;br /&gt;“Kita mati tetapi kita tidak membawa hasil apa-apa kecuali kita mengetahui bahwa kita tidak punya ilmu apa-apa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, kita melihat bahwa di samping pengakuan-pengakuan dari para ilmuwan tersebut, kita juga melihat ilmuwan yang mengeluarkan pernyataan dengan penuh keluguan dan kepolosannya yang sama sekali tidak mempercayai segala sesuatu di alam semesta yang tidak masuk di akal mereka, dan dengan tegas mengingkari segala sesuatu yang tidak bisa mereka buktikan dalam tabung-tabung penelitian, dan laboratorium-laboratorium bedah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dituturkan dari orang bijak, Budzarjamhar, bahwa ada seorang perempuan yang mendatanginya lalu mengajukan pertanyaan kepadanya. Dia menjawabnya tidak tahu.&lt;br /&gt;Perempuan itu mengatakan: “Sungguh keterlaluan, sang raja telah memberi Anda sejumlah harta kekayaan setiap bulan, tetapi Anda tidak dapat memberikan pertanyaan yang saya ajukan.”&lt;br /&gt;Budzarjamhar yang bijak menjawab: “Sesungguhnya sang raja memberikan sejumlah harta ini atas pengetahuan yang kumiliki, dan jika dia hendak memberikan imbalan atas hal-hal yang tidak kuketahui, niscaya dia tidak akan mampu memberikannya meskipun ia memberikan harta kekayaan yang ada di gudangnya.”(Al-Kasykul 3: 310)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, semua ilmuwan sepakat mengenai keterbatasan ilmu pengetahuan manusia. Dan memang begitulah yang ditegaskan oleh Al-Quran:&lt;br /&gt;“…Tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (QS 17:85).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengetahui bahwa sesungguhnya Allah swt memilih para nabi untuk diutus kepada manusia agar menjelaskan kepada mereka jalan kebahagiaan, dan menunjukkan kepada mereka kebaikan, serta menjauhkan mereka dari malapetaka yang timbul di dalam masyarakat manusia karena berbagai sebab. Tindakan seperti itu dilakukan, karena ketidaktahuan umat manusia mengenai detail dan dimensi hal-hal yang membahayakan dan menguntungkannya. Oleh karena itu, manusia akan menghadapi berbagai macam kesulitan dan kerusakan jika dia menjauhi petunjuk para nabi. Dan begitu pula sebaliknya, mereka akan meraih berbagai mkmat dan kebahagiaan yang hakiki bila mengikuti petunjuk para nabi. Nash-nash berikut ini menegaskan tentang adanya keterkaitan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri…” (QS 42:30).&lt;br /&gt;“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia….” (QS 40:42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata: “Jauhilah melakukan dosa, tidak ada bencana, kekurangan rizki kecuali karena dosa, sampai pun mencakar, melukai hati, dan mencelakakan orang.” (Khishal Al-Shaduq 2:616)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ja`far Al-Shadiq (sa) berkata: “orang yang mati karena dosanya adalah lebih banyak dibanding orang yang mati karena memang ajalnya sudah tiba.” (Bihar Al-Anwar 5:140)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadis yang lain, juga diriwayatkan darinya: “Ketahuilah bahwa tidak ada satu bau badan yang keluar, cacat, sakit kepala, dan penyakit yang lain hinggap pada manusia kecuali karena dosa yang dilakukannya.” (Ushul Al-Kafi 3: 370)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah uraian yang berkaitan dengan pengaruh dosa yang dilakukan oleh manusia. Adapun hal-hal yang ada kaitannya dengan pengaruh amal kebaikan terhadap kebahagiaan manusia, Imam Ja`far Al-Shadiq (sa) berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang dapat hidup dengan kebaikan yang dilakukannya adalah lebih banyak daripada orang yang hidup karena jatah umurnya.” (Bihar Al-Anwar 73: 354)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga mengatakan: “orang yang hidup dengan kebaikan mereka jumlahnya lebih banyak ketimbang orang yang dapat hidup karena memang iatah umurnya. Dan orang yang mati karena dosanya adalah lebih banyak dibandingkan dengan orang yang mati karena memang ajalnya sudah tiba.” (Biharul Anwar 5:140)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan ini berkaitan erat dengan keyakinan terhadap konsep Al-Bada’. Berdasarkan riwayat-riwayat tersebut tampak bahwa manusia memiliki dua macam ajal. Pertama, ajal yang pasti (hatmiy) bila kematian manusia telah betul-betul tiba, dan dia tidak bisa menghindar darinya, dan kedua, ajal yang ditangguhkan (mawquf) atau bersyarat (mu’allaq), di mana ajal dapat ditunda dengan berdoa atau bersedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata kepada Muhammad bin Muslim: “Maukah kamu kuberitahu sesuatu yang mengandung kesembuhan dari segala macam penyakit sampai kepada rasa kejenuhan?” Muhammad menjawab: “Ya,” kemudian Imam Al-Baqir (sa) menjawab: “Itu adalah doa.” (Falah Al-Sail, hlm 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, takdir-takdir kita yang lain pun banyak yang mirip bentuknya dengan hal di atas, yaitu diubahnya takdir kita akibat amal perbuatan yang kita lakukan.&lt;br /&gt;Hamran, salah seorang sahabat Imam Muhammad Al-Baqir (sa) pernah mengatakan kepadanya bahwa dia pernah bertanya kepada beliau tentang firman Allah:&lt;br /&gt;“Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi satu ajal yang ditentukan yang ada pada sisi-Nya…” (QS 6:2).&lt;br /&gt;Imam Al-Baqir mengatakan: “Yaitu dua ajal. Pertama, aial yang pasti yang telah dijatuhkan temponya (hatmiy) dan ajal yang ditangguhkan.” (Ushul Al-Kafi 1: bab Al-Bada’)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga riwayat-riwayat lain yang mengandung makna yang sama dengan riwayat tersebut, dan juga merupakan penafsiran dari ayat itu, yang berasal dari para imam Ahlul Bayt Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan masalah ini, banyak sekali kisah yang bersumber dari riwayat-riwayat dari Ahlul bait Nabi saw, yang semuanya dipenuhi dengan pelajaran tentang persoalan ini. (disarikan dari kitab Iqab Adz-Dzunub)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Oleh: Syamsuri Rifai&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.poeti-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-2191059745448744150?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/04/rahasia-kematian-dan-kehidupan.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_MFtutAb0I/AAAAAAAAA8o/wtA-YPivNBw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-4219112137330803299</guid><pubDate>Tue, 01 Apr 2008 09:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-04-01T16:46:59.657+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><title>Kekuatan Ikhlas</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_IEB-tAbzI/AAAAAAAAA8g/HpzyCw-21sA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184210553115012914" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_IEB-tAbzI/AAAAAAAAA8g/HpzyCw-21sA/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah semata. Alquran menyuruh kita ikhlas (QS Yunus [10]: 105). Rasul SAW mengingatkan, ''Allah tidak menerima &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;amal kecuali apabila dilaksanakan dengan ikhlas untuk mencari ridha Allah semata.'' (HR Abu Dawud dan Nasa'i). Imam Ali RA juga berkata, ''Orang yang ikhlas adalah orang yang memusatkan pikirannya agar setiap amal diterima oleh Allah.''&lt;br /&gt;Kendati bersimbah peluh, berkuah keringat, menghabiskan tenaga, menguras pikiran, kalau tidak ikhlas, sebesar apa pun amal, sia-sia di mata Allah. Maka, sungguh rugi orang yang bertempur, mempertaruhkan nyawa dengan niat ingin disebut pahlawan, atau orang yang sedekah habis-habisan hanya ingin disebut dermawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sufi menuturkan, ''Ikhlas berarti engkau tidak memanggil siapa pun selain Allah SWT. Untuk menjadi saksi atas perbuatanmu.'' Ikhlas menjadi benar-benar teramat penting yang akan membuat hidup ini menjadi indah, ringan, dan bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas akan membuat jiwa menjadi independen, merdeka, tidak dibelenggu pengharapan akan pujian. Hati menjadi tenang karena ia tidak diperbudak penantian mendapat penghargaan ataupun imbalan dari makhluk. Penantian adalah hal yang tidak nyaman, menunggu pujian atau imbalan adalah hal yang dapat meresahkan, bahkan bisa mengiris hati bila ternyata yang datang sebaliknya, caci maki. Orang yang tidak ikhlas akan banyak menemui kekecewaan dalam hidup, karena ia banyak berharap pada makhluk yang lemah, ia mengikatkan diri pada tali yang rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabatan tak kan membuat terpesona hati orang yang ikhlas. Ia tidak ujub dengan jabatan setinggi langit, dan tidak minder dengan jabatan yang rendah. Dalam benaknya Allah menilai bukan dari jabatan, tapi tanggung jawab terhadap amanah dari jabatannya itu. Ia sangat yakin akan janji dan jaminan Allah yang Mahakaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru imbalan manusia tiada apa-apanya dibanding imbalan Allah SWT. Sungguh tak ada risau, tak khawatir ditipu, dikhianati, bila dekat dengan seorang hamba yang ikhlas. Justru sebaliknya, orang akan merasa nyaman karena sikap dan tutur katanya menghargai dan menyejukkan, penuh manfaat, karena orang yang ikhlas perhatiannya fokus memberi yang terbaik untuk Allah yang selalu menatapnya. Imbasnya akan memberi kebaikan pada orang yang berada di kanan-kirinya. Dan Allah beri penghargaan pada mereka (QS An-Nisa [4]: 146). Subhanallah, adakah yang lebih berharga dari pemberian Allah? Maka, nikmat Tuhan manakah yang kita dustakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber : Jebel Firdaus, Republika&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.poeti-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.poeti-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-4219112137330803299?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/04/kekuatan-ikhlas.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R_IEB-tAbzI/AAAAAAAAA8g/HpzyCw-21sA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-6090373509951775902</guid><pubDate>Thu, 27 Mar 2008 03:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-03-27T11:18:20.192+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mutiara Kisah</category><title>Bidadari Syurga, Ainul Mardiyah</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-sa0-tAboI/AAAAAAAAA7I/3nHSWsSkIT4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182265293707177602" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-sa0-tAboI/AAAAAAAAA7I/3nHSWsSkIT4/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pengantar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini sudah sangat terkenal. Dikabarkan bahwa kisah ini hanyalah karangan seorang sastrawan Aceh, untuk memberikan semangat &lt;span class="fullpost"&gt;kepada pemuda pemuda di Aceh dalam melawan penjajahan. Wallahu a’lam. Namun demikian, alangkah bagusnya jika kita bisa mengambil ibroh/pelajaran dari kisah kisah tersebut.&lt;br /&gt;_________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu kisah yang dipaparkan Al Yafi’i dari Syeikh Abdul Wahid bin Zahid, dikatakan: Suatu hari ketika kami sedang bersiap-siap hendak berangkat perang, aku meminta beberapa teman untuk membaca sebuah ayat. Salah seorang lelaki tampil sambil membaca ayat Surah At Taubah ayat 111, yang artinya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan sorga untuk mereka"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai ayat itu dibaca, seorang anak muda yang berusia 15 tahun atau lebih bangkit dari tempat duduknya. Ia mendapat harta warisan cukup besar dari ayahnya yang telah meninggal. Ia berkata:"Wahai Abdul Wahid, benarkah Allah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan sorga untuk mereka?" "Ya, benar, anak muda" kata Abdul Wahid. Anak muda itu melanjutkan:"Kalau begitu saksikanlah, bahwa diriku dan hartaku mulai sekarang aku jual dengan sorga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda itu kemudian mengeluarkan semua hartanya untuk disedekahkan bagi perjuangan. Hanya kuda dan pedangnya saja yang tidak. Sampai tiba waktu pemberangkatan pasukan, ternyata pemuda itu datang lebih awal. Dialah orang yang pertama kali kulihat. Dalam perjalanan ke medan perang pemuda itu kuperhatikan siang berpuasa dan malamnya dia bangun untuk beribadah. Dia rajin mengurus unta-unta dan kuda tunggangan pasukan serta sering menjaga kami bila sedang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu sampai di daerah Romawi dan kami sedang mengatur siasat pertempuran, tiba-tiba dia maju ke depan medan dan berteriak:"Hai, aku ingin segera bertemu dengan Ainul Mardhiyah . ." Kami menduga dia mulai ragu dan pikirannya kacau, kudekati dan kutanyakan siapakah Ainul Mardiyah itu. Ia menjawab: "Tadi sewaktu aku sedang kantuk, selintas aku bermimpi. Seseorang datang kepadaku seraya berkata: "Pergilah kepada Ainul Mardiyah." Ia juga mengajakku memasuki taman yang di bawahnya terdapat sungai dengan air yang jernih dan dipinggirnya nampak para bidadari duduk berhias dengan mengenakan perhiasan-perhiasan yang indah. Manakala melihat kedatanganku , mereka bergembira seraya berkata: "Inilah suami Ainul Mardhiyah . . . . ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu’alaikum" kataku bersalam kepada mereka. "Adakah di antara kalian yang bernama Ainul Mardhiyah?" Mereka menjawab salamku dan berkata: "Tidak, kami ini adalah pembantunya. Teruskanlah langkahmu" Beberapa kali aku sampai pada taman-taman yang lebih indah dengan bidadari yang lebih cantik, tapi jawaban mereka sama, mereka adalah pembantunya dan menyuruh aku meneruskan langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku sampai pada kemah yang terbuat dari mutiara berwarna putih. Di pintu kemah terdapat seorang bidadari yang sewaktu melihat kehadiranku dia nampak sangat gembira dan memanggil-manggil yang ada di dalam: "Hai Ainul Mardhiyah, ini suamimu datang . ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku dipersilahkan masuk kulihat bidadari yang sangat cantik duduk di atas sofa emas yang ditaburi permata dan yaqut. Waktu aku mendekat dia berkata: "Bersabarlah, kamu belum diijinkan lebih dekat kepadaku, karena ruh kehidupan dunia masih ada dalam dirimu." Anak muda melanjutkan kisah mimpinya: "Lalu aku terbangun, wahai Abdul Hamid. Aku tidak sabar lagi menanti terlalu lama".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi percakapan kami selesai, tiba-tiba sekelompok pasukan musuh terdiri sembilan orang menyerbu kami. Pemuda itu segera bangkit dan melabrak mereka. Selesai pertempuran aku mencoba meneliti, kulihat anak muda itu penuh luka ditubuhnya dan berlumuran darah. Ia nampak tersenyum gembira, senyum penuh kebahagiaan, hingga ruhnya berpisah dari badannya untuk meninggalkan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Irsyadul Ibad ).&lt;br /&gt;http://islam.blogsome.com/category/kisah-teladan/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://poeti-collection.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;http://poeti-collection.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-6090373509951775902?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/03/bidadari-syurga-ainul-mardiyah.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-sa0-tAboI/AAAAAAAAA7I/3nHSWsSkIT4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-3469856050765421718</guid><pubDate>Sat, 22 Mar 2008 00:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-03-22T07:25:52.039+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Al-Quran - Hadits</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kebesaran Allah</category><title>Ketika Seorang Manusia Bertanya Pada Al-Qur’an</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-RQvutAa5I/AAAAAAAAA1U/U6ebTudlJZI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5180354252303788946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-RQvutAa5I/AAAAAAAAA1U/U6ebTudlJZI/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Kenapa aku diuji?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Qur'an Menjawab :&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (Al-Ankabuut : 2). Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al-Ankabuut : 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Kenapa aku tidak diuji saja dengan hal-hal yang baik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Qur'an Menjawab :&lt;br /&gt;………. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah : 216)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Kenapa aku diberi ujian seberat ini?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Qur'an Menjawab :&lt;br /&gt;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya………. (Al-Baqarah : 286)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Bolehkah aku frustrasi ?&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Qur'an Menjawab :&lt;br /&gt;Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (Ali Imraan : 139)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Bolehkah aku berputus asa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Qur'an Menjawab : :&lt;br /&gt;………..dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. (Yusuf : 87)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Bagaimana cara menghadapi ujian hidup ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Qur'an Menjawab :&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (Ali Imraan : 200) Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'. (Al-Baqarah : 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Bagaimana menguatkan hatiku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Qur'an Menjawab :&lt;br /&gt;….Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal……. (At-Taubah : 129)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Manusia Bertanya :&lt;br /&gt;Apa yang kudapat dari semua ujian ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Qur'an Menjawab :&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka………. (At-Taubah : 111)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(Sumber Tulisan oleh : Hakeem bin Zain)&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://aliasikin.wordpress.com/"&gt;http://aliasikin.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://asikinbusiness.wordpress.com/"&gt;http://asikinbusiness.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-3469856050765421718?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/03/ketika-seorang-manusia-bertanya-pada-al.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-RQvutAa5I/AAAAAAAAA1U/U6ebTudlJZI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-6154765580487389822</guid><pubDate>Wed, 19 Mar 2008 08:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-03-19T15:07:26.689+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Hidayah</category><title>Allah Ridho Meski Orang Membenciku</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DJGcgU8CI/AAAAAAAAA1M/xdQW5TVj558/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179360684044251170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DJGcgU8CI/AAAAAAAAA1M/xdQW5TVj558/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sungguh hidayah itu datang tidak pernah disangka, hidayah datang kepada kita tidak peduli pada saat itu kita siap atau tidak. Aku baru menyadari suatu &lt;span class="fullpost"&gt;kebesaran Allah yang melintas di hatiku walaupun itu hanya melalui 'sedetik' pertemuan.&lt;br /&gt;Namanya At-Tin, mengingatkanku pada buah Tin yang sering dikutip Al-Quran. Aku mengenalnya 4 tahun yang lalu, ketika kami masih sama-sama bekerja di sebuah perusahaan batu bara di tengah belantara hutan Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ditengah-tengah hutan dan bekerja dengan mayoritas kaum adam, menjadikan alasan, mengapa kami berdua kemudian menjadi begitu akrab, seperti saudara sendiri. Banyak suka duka yang sering aku kerjakan bersama dia. Banyak hal membuat kami menjadi sangat dekat. Diantaranya; karena kami memiliki selera yang sama, dari pakaian, musik ataupun senang menonton film-film drama komedi. Kami sama-sama menyukai lagu-lagu glen fredly, atau sering memajang foto vokalis 'Ada Band', Donnie Cahyadi Sibarani, yang cakep dan banyak diburu cewek-cewek di dompet kami masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, pernah suatu hari kami bercanda, kalau diantara kami ada yang menikah, kami berdua akan mengenakan jilbab besar sebagai hadiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata pepatah, setiap ada perjumpaan, pasti ada perpisahaan. Setelah beberapa bulan berteman begitu dekat, kami akhirnya berpisah jua. Kami bersepakat berpisah untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Aku pindah bekerja di perusahaan dekat dengan rumahku di kotaku, sementara ia pun begitu. Singkat cerita, aku sudah tak tau lagi kemana ia bekerja. Dan akupun tidak lagi menyimpan nomor hp-nya. Kami berdua benar-benar putus hubungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlalu begitu saja, dan aku menginjakkan kaki di kota Sengata, Kalimantan Timur, sebuah kota kecil nan tenang yang jauh dari keramaian kota. Aku kini sudah bekerja di dinas pemerintahan. Di sisa-sisa waktu luangku setelah bekerja aku gunakan untuk mengikuti beberapa pengajian di kota ini. Memang ini bukan kegiatan pertama kali. Semenjak mahasiswi, aku juga sering mengikuti pengajian. Namun kali ini agak lebih berbeda. Selain aku sudah tidak lagi ABG, aku sedikit lebih matang dan dewasa. Aku, kini menjali hidup baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai 'warga baru’ di kelompok pengajian, aku menjadi pusat perhatian para akhwat dan umahat yang telah lama menjadi jama'ah disini. Maklum, mayoritas diantara mereka adalah kaum bercadar. Diantara yang tidak memakai hanyalah aku dan beberapa akhwat saja. Umumnya, mereka yang tidak memakai adalah para pekerja, terutama pekerja di instansi pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu, adalah pertemuan kedua dari 2 kali kegiatan yang aku ikuti. Seorang wanita bercadar, tiba-tiba duduk mendekatiku. Aku agak menggeserkan tempat dudukku. Mungkin, dia ingin duduk di sebelahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun aku keliru, rupanya, dia sudah mengenalku. 'Rin..," sapanya. Tentusaja aku kaget. Sebab aku tak bisa mengenalinya, kecuali hanya kedua matanya. Tapi aku sangat kenal suara itu. Aku kenal dengan suara yang tak bisa menyebut fasih huruf "R", nama depanku itu. Aku juga mengenal dengan alis dan dua matanya meskipun masih tertutup cadar. Subhanalah, jeritku! Dia lantas membuka cadarnya di depanku, aku benar-benar terpenjat,..aku tak percaya,..dia tersenyum dihadapanku. Dia adalah At-Tin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,..dia adalah temanku, temanku yang 4 tahun lalu sekamar denganku sewaktu kami masih bekerja di tengah hutan, temanku yang dulu 'hilang'. Dia yang sama seleranya denganku, dari cara berpakaian, sampai gaya hidupnya. Tapi siapa sangka, perubahan ini begitu cepat. Mungkin Allah memilihkan jalan lain untuknya dan juga mungkin untukku. Kini, wanita yang dulu adalah pengagum vokalis “Ada Band” Donnie Cahyadi Sibarani ini menggunakan cadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, dia tidak lagi menggunakan make-up diwajahnya, tidak ada lagi keusilan yang dulu sering kami lakukan. Semua hilang tak berbekas. Namun karena Allah jua kami akhirnya bertemu lagi. Tapi dengan keadaan yang benar-benar berbeda. Aku masih tak percaya dan benar-benar tak menyangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Tin bercerita kepadaku, mengapa akhirnya dia sampai di sini, dikota ini. Di kota yang telah dipilihkan Allah untuk aku bertemu kembali dengannya. At-Tin, kini telah menikah dengan seorang pria yang sekarang bekerja di perusahaan batubara terbesar di sini, Dia sempat 1 tahun berada di pondok pesantren, karena orang tuanya tidak setuju dengan prinsipnya yang mengenakan cadar. 'Walaupun manusia telah menjauhiku, tapi bagiku ridha Allah itu lah yang terpenting,…," begitulah ungkapnya kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kecantikan itu harus di tutupi, hanya untuk suami kita bisa berbagi. hanya untuk suami kita tampil cantik, '' tambah Tin kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah cara Allah menunjukkan jalan dan hidayah pada hambanya. Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah mengirimnya untukku kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pertemuan itu aku sering bertandang kerumahnya sepulang dari kerja. Kebetulan, suaminya baru pulang kerja jam 5 sore. Di sela-sela kesempatan itu, kami bisa bercerita apa saja kegiatan selama kami berpisah. Meski kini, sudah tidak ada lagi saling semir-menyemir rambut, tukar menukar foto artis, dan tidak ada lagi tukar-menukar baju seperti yang dulu kami lakukan di camp di tengah hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin benar, ucapan adalah doa. Kami ingat kata-kata kami berdua dulu yang pernah mengatakan, “jika diantara kami berdua menikah, kami akan mengenakan jilbab besar..” Dan sekarang, semuanya terbukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepekan lalu dia berpamitan denganku, dia mengikuti suaminya pindah kerja di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. sekalian pulang ke 'kampung' halaman suaminya di Lubuk Linggau. Aku ingat dulu dia pernah bilang, “Sekali-kali tinggal di luar Kalimantan neng.” (dari dulu dia selalu memanggilku Oneng, katanya aku mirip Oneng di serial Bajuri, dan menurutnya aku ini cerewet dan agak telmi seperti Oneng).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpisahaan kedua ini membuat hatiku kembali sepi, karena baru saja Allah mengembalikan dia kepadaku, kini harus berpisah lagi. Namun aku sadar akan 'masa' di dunia ini. Setiap awal mesti ada akhir, setiap petemuan pasti ada perpisahaan, semua ada saatnya,..ada saatnya nanti aku akan bertemu lagi dengan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetap komunikasi dan berukhuwah ya neng,..tetap istiqomah ya jangan lupa selalu tawakkal apapun yang terjadi selalu ingat akan Allah," begitu pesan-pesannya via SMS. Aku selalu tersenyum jika membaca keluhan dia selama beradaptasi menjadi orang Sumatera. "Sabar, semua ada akhirnya, nanti juga kamu pasti bisa cocok dengan keadaan di sana, jalani aja," itulah jawaban yang sering aku sampaikan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suatu hari aku yakin kita pasti akan ketemu lagi, entah itu dimana di suatu tempat yang sudah dipilih Allah karena aku yakin Allah sedang mengatur pertemuan untuk kita,” tambahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh aku tidak pernah menyangka, saat-saat kami mencari ridho Ilahi, kami dipertemukan kembali. Walaupun aku dan dia sudah tidak menyimpan nomor hp dan tidak pernah berkomunikasi lagi, tapi dengan ijin Allah segalanya tidaklah sulit. Apalagi, kami berdua telah bertemu dalam kondisi berbeda dari sebelumnya. Kami bertemu dalam suasana baru dan dunia baru. Karena itulah, meski jauh, kami senantiasa tetap dekat. Semoga kami bisa tetap mempertahankan ukhuwah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan ganti-ganti nomer lagi ya neng,.."Begitu pesan yang selalu aku baca darinya. Ya Tin, nomor ini akan aku pakai sampai akhir hayatku,” demikian kata batinku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;[Tulisan ini adalah cerita asli dari sang penulis. Dan diedit ulang www.hidayatullah.com] &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-6154765580487389822?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/03/allah-ridho-meski-orang-membenciku.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DJGcgU8CI/AAAAAAAAA1M/xdQW5TVj558/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-2864378973449404548</guid><pubDate>Wed, 19 Mar 2008 07:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-03-19T14:56:03.726+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mengingat Kematian</category><title>Pertanyaan-pertanyaan Penyempurna Iman</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DGPcgU8BI/AAAAAAAAA1E/ASPH9rclDcw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179357540128190482" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DGPcgU8BI/AAAAAAAAA1E/ASPH9rclDcw/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Apakah Anda selalu shalat shubuh berjama'ah di masjid setiap hari ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda selalu menjaga Shalat yang lima waktu di masjid ?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda hari ini membaca Al-Qur'an ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda rutin membaca Dzikir setelah selesai melaksanakan Shalat wajib ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda selalu menjaga Shalat sunnah Rawatib sebelum dan sesudah Shalat wajib ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda (hari ini) Khusyu dalam Shalat, menghayati apa yang Anda baca ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda (hari ini) mengingat Mati dan Kubur ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda (hari ini) mengingat hari Kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala sebanyak tiga kali, agar memasukkan Anda ke dalam Surga ? Maka sesungguhnya barang siapa yang memohon demikian, Surga berkata : "Wahai Allah Subhanahu wa Ta'ala masukkanlah ia ke dalam Surga".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali ? Maka sesungguhnya barangsiapa yang berbuat demikian, neraka berkata : "Wahai Allah peliharalah dia dari api neraka". (Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang artinya : "Barangsiapa yang memohon Surga kepada Allah sebanyak tiga kali, Surga berkata : "Wahai Allah masukkanlah ia ke dalam Surga. Dan barangsiapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali, neraka berkata : "Wahai Allah selamatkanlah ia dari neraka". (Hadits Riwayat Tirmidzi dan di shahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami No. 911. Jilid 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda (hari ini) membaca hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda (hari ini) menangis karena takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda selalu membaca Dzikir pagi dan sore hari ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda (hari ini) telah memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas dosa-dosa (yang engkau perbuat -pent) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan benar untuk mati Syahid ? Karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya : "Barangsiapa yang memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan benar untuk mati syahid, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia meninggal di atas tempat tidur". (Hadits Riwayat Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al-Hakim dan ia menshahihkannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah berdo'a kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar ia menetapkan hati Anda atas agama-Nya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah mengambil kesempatan untuk berdo'a kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala di waktu-waktu yang mustajab ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah membeli buku-buku agama Islam untuk memahami agama ? (Tentu dengan memilih buku-buku yang sesuai dengan pemahaman yang dipahami oleh para Shahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, karena banyak juga buku-buku Islam yang tersebar di pasaran justru merusak pemahaman Islam yang benar -pent).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah memintakan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah ? Karena setiap mendo'akan mereka Anda akan mendapat kebajikan pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala (dan bersyukur kepada-Nya -pent) atas nikmat Islam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala atas nikmat mata, telinga, hati dan segala nikmat lainnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda hari-hari ini telah bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkannya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda dapat menahan marah yang disebabkan urusan pribadi, dan berusaha untuk marah karena Allah Subhanahu wa Ta'ala saja ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah menjauhi sikap sombong dan membanggakan diri sendiri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah mengunjungi saudara seagama, ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta'ala ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah menda'wahi keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan siapa saja yang ada hubungannya dengan diri Anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda mengucapkan "Innaa Lillahi wa innaa ilaihi raji'uun" jika mendapatkan musibah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda hari ini mengucapkan do'a ini : "Allahumma inii a'uudubika an usyrika bika wa anaa a'lamu wastagfiruka limaa la'alamu = Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau sedangkan aku mengetahui, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui". Barangsiapa yang mengucapkan yang demikian, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menghilangkan darinya syirik besar dan syirik kecil. (Lihat Shahih Al-Jami' No. 3625).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda berbuat baik kepada tetangga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad, dan dengki ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda telah membersihkan lisan dari dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat kusir dan berbuat serta berkata-kata yang tidak ada manfaatnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam hal penghasilan, makanan dan minuman, serta pakaian ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda selalu bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) dari hal. 51 - 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah dan diterjemahkan oleh saudara kita Fariq Gasim Anuz, disebarluaskan oleh Aminuddin Imam Muhayi, assunnah&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-2864378973449404548?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/03/pertanyaan-pertanyaan-penyempurna-iman.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DGPcgU8BI/AAAAAAAAA1E/ASPH9rclDcw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-3188098628425182422</guid><pubDate>Wed, 19 Mar 2008 07:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-03-19T14:43:47.343+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mutiara Kisah</category><title>Doa Manis Seorang UWAIS AL-QARNI</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DDFMgU8AI/AAAAAAAAA08/d0jNNyKAl1w/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179354065499648002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 92px; CURSOR: hand; HEIGHT: 105px" height="105" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DDFMgU8AI/AAAAAAAAA08/d0jNNyKAl1w/s320/images.jpg" width="102" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Rabi’ bin Khutsaim berkata, "Aku pergi ke tempat Uwais al-Qarni, aku mendapati beliau sedang duduk setelah selesai menunaikan shalat Shubuh."&lt;br /&gt;Aku berkata (pada diriku -pent), "Aku tidak akan mengganggunya dari bertasbih. Setelah masuk waktu &lt;span class="fullpost"&gt;Zhuhur, beliau mengerjakan shalat Zhuhur. Dan begitu masuk waktu Ashar beliau shalat Ashar. Selesai shalat Ashar beliau duduk sambil berdzikir hingga tiba waktu Maghrib. Setelah shalat Maghrib beliau menunggu waktu Isya’, kemudian shalat Isya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai shalat Isya’ beliau mengerjakan shalat hingga menjelang Shubuh. Setelah shalat Shubuh beliau duduk dan tanpa sengaja tertidur. Tiba-tiba saja beliau terbangun. Ketika itu aku mendengar dia berkata, Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari mata yang senang tidur, dan perut yang tidak merasa kenyang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber : http://www.alsofwah.or.id/?pilih=lihatkisah&amp;amp;id=149 &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-3188098628425182422?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/03/doa-manis-seorang-uwais-al-qarni.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-DDFMgU8AI/AAAAAAAAA08/d0jNNyKAl1w/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-9038360192153929560.post-5009031041565364257</guid><pubDate>Wed, 19 Mar 2008 07:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-03-19T14:23:30.572+07:00</atom:updated><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Kajian Islam</category><category domain='http://www.blogger.com/atom/ns#'>Mengingat Kematian</category><title>Hikayat Orang-orang Yang Dicabut Nyawanya (3)</title><description>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-C-4sgU7_I/AAAAAAAAA00/6z99LtVW5hM/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5179349452704772082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-C-4sgU7_I/AAAAAAAAA00/6z99LtVW5hM/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Diriwayatkan oleh Wahab bin Munabbih. Dia adalah seorang pendeta Yahudi yang kemudian masuk Islam. Diceritakan bahwa pada suatu hari seorang raja yang agung ingin berkuda ke seluruh pelosok kerajaannya agar &lt;span class="fullpost"&gt;masyarakat melihat kehebatan dan keindahannya. Raja itu memerintahkan para pejabat, pengawal dan pembesar kerajaan untuk menyiapkan tunggangan agar masyarakat melihat kekuasaannya. Dia juga&lt;br /&gt;menyuruh mereka untuk menyediakan pakaian kebesarannya. Dia memerintahkan bawahannya untuk menyiapkan kuda pilihan yang kuat. Dia memilih kuda yang tercepat larinya, yang diberi nama as-Sabak.&lt;br /&gt;Dia memacu kuda itu didepan pasukan. Dia merasa bangga dengan kehebatan dan kekuasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datanglah Iblis. Iblis meletakkan mulutnya pada telinganya dan meniupkan perasaan sombong pada raja itu. Maka berkatalah raja itu, "Siapa yang dapat menyamaiku didunia ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memacu kudanya dengan sombong dan merasa bangga dengan kudanya itu. Dia tidak melihat kepada seorangpun karena perasaan hebat dan sombongnya, serta perasaan ujub dan bangganya. Tiba-tiba dihadapannya berdiri seorang laki-laki yang berpakaian compang camping. Orang itu memberi salam kepada sang raja, tetapi raja itu tidak membalas salamnya. Orang itu kemudian memegang tali kekang kuda sang raja. Kemudian raja itu berkata: "Lepaskan tanganmu dari tali kekang kuda ini. Engkau tidak tahu tali kekang kuda siapa yang engkau pegang!" Orang itu berkata, "Aku mempunyai keperluan denganmu".&lt;br /&gt;Raja berkata, "Sabarlah, tunggu aku turun".&lt;br /&gt;Orang itu berkata, "Keperluanku adalah saat ini juga, bukan saat engkau turun dari kudamu".&lt;br /&gt;Raja berkata, "Katakan, apa keperluannya! "&lt;br /&gt;Orang itu berkata, "Ini rahasia. Aku tidak akan mengatakannya kecuali ke telingamu".&lt;br /&gt;Raja menyodorkan telinganya kepada orang itu. Orang itu berkata, "Aku Malaikat Maut. Aku hendak mencabut nyawamu".&lt;br /&gt;Raja berkata, "Tangguhkanlah sampai aku pulang ke rumahku, berpamitan kepada anak istriku".&lt;br /&gt;Orang itu berkata, "Tidak, engkau tidak akan melihat mereka lagi untuk selamanya karena jatah umurmu sudah habis".&lt;br /&gt;Maka, Malaikat Maut pun mengambil nyawanya. Pada waktu itu sang raja sedang duduk diatas kuda kebanggaannya" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat Maut pergi dari sana, kemudian mendatangi seorang laki-laki soleh yang diridhai Allah. Malaikat mengucapkan salam. Laki-laki itu membalas salamnya. Malaikat berkata, "Aku mempunyai keperluan denganmu dan ini rahasia."&lt;br /&gt;Laki-laki salih itu berkata, "Katakanlah keperluanmu di telingaku".&lt;br /&gt;Malaikat berkata, "Aku adalah Malaikat Maut".&lt;br /&gt;Laki-laki itu berkata, "Selamat datang, segala puji bagi Allah atas kedatanganmu karena sesungguhnya aku banyak mendekatkan diri untuk menyambut kedatanganmu. Aku merasa terlalu lama menunggumu. Aku sangat merindukan kedatanganmu" .&lt;br /&gt;Malaikat berkata, "Jika engkau mempunyai urusan selesaikanlah dahulu".&lt;br /&gt;Laki-laki itu berkata, "Tidak ada urusan yang lebih penting daripada saat bertemu dengan Rabbku Azza wa Jalla".&lt;br /&gt;Malaikat berkata, "Cara seperti apa yang engkau sukai ketika aku mencabut nyawamu? Aku diperintahkan mencabut nyawamu dengan cara yang engkau pilih dan engkau inginkan".&lt;br /&gt;Laki-laki itu berkata, "Ijinkanlah aku mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat. Ketika aku sujud, cabutlah nyawaku. Maka, Mlaikat Maut melakukan permintaan orang itu dan mengirimnya kepada rahmat Allah Jalla wa `Ala".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sumber : Buku "ETIKA BERKUASA: Nasihat-nasihat Imam Al-Ghazali - Karya&lt;br /&gt;Imam Al-Ghazali. &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;ABgroup Corporate&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.asikinbusiness.blogspot.com/"&gt;http://www.asikinbusiness.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.mypulsa-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/"&gt;http://www.kaligrafikuningan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.jilbab-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-abgroup.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-abgroup.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.nida-collection.blogspot.com/"&gt;http://www.nida-collection.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.1st-weddinginfo.blogspot.com/"&gt;http://www.1st-WeddingInfo.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button BEGIN --&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Bookmark using any bookmark manager!" href="http://www.blogger.com/" target="_blank" pub="jasmineku&amp;amp;url="&gt;&lt;img style="BORDER-RIGHT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; BORDER-LEFT: 0px; PADDING-TOP: 0px; BORDER-BOTTOM: 0px" height="16" alt="AddThis Social Bookmark Button" src="http://s9.addthis.com/button1-bm.gif" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- AddThis Bookmark Post Button END --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Start code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://www.mypagerank.net/services/sbt/sbt.php" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End code --&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9038360192153929560-5009031041565364257?l=asikinbusiness.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://asikinbusiness.blogspot.com/2008/03/hikayat-orang-orang-yang-dicabut_19.html</link><author>noreply@blogger.com (asikinbusiness)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mE8mAB1-yT8/R-C-4sgU7_I/AAAAAAAAA00/6z99LtVW5hM/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item></channel></rss>